,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PT Java Orient Property Dandan Jaya Kartika menjadi tersangka kasus suap izin...
Penggiat anti korupsi LSM Kampak Papua mendesak kepada Polda Papua agar secepatnya menetapkan tersangka dugaan korupsi anggaran Sentra Pendidikan...
Sepuluh Desa di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan bakal dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, atas dugaan...
27 Juli 2019 | Dibaca: 814 Kali
H.Murahwi, BA : Pekerjaan Jalan di Kepulauan Raas Merupakan Wujud Dari Janji Bupati Sumenep

Sumenep, Suara Jurnalis KPK - Pekerjaan Pemeliharaan jalan di kepulauan raas sumber dari dana APBD tahun angggaran 2019, yang terdiri dari 4 paket sudah selesai ditenderkan dan sekarang sedang dilakukan pengukuran awal ( MC 0%).

Pekerjaan pengukuran awal dilakukan oleh tim teknis PU Bina Marga Sumenep, Kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas dan melibatkan salah satu tokoh masyarakat.

(Pengukuran awal salah satu lokasi ruas brakas – karopoh)

4 lokasi yang dilakukan pengukuran awal adalah ruas jalan Brakas – Poteran, ruas jalan Poteran – Karopoh, Ruas Jalan Poteran- karopoh ( lanjutan) dan Ruas jalan Ketupat – jungkat, dengan panjang rencana keseluruhan 7,00 km.

Salah satu tokoh masyarakat di Kepulauan raas, H.Murahwi, BA mengatakan, pengukuran ulang ini merupakan salah satu wujud dari janji dari Bupati Sumenep untuk pemerataan infrastruktur jalan.

” Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Sumenep, KH. Busyro Karim, karena pengukuran awal pekerjaan jalan di kepulauan raas ini merupakan janji beliau untuk pemerataan inftrastruktur jalan,” ungkap H.Murahwi.

Selain infrastruktur jalan, masyarakat kepulauan raas juga berterima kasih karena aliran listrik dari PLN juga sudah menyala dan mengalir ke rumah-rumah penduduk.

” Selain jalan, listrik dari PLN juga sudah menyala dan mengalir kerumah penduduk, ini juga merupakan kerja keras dari Bapak Bupati Sumenep dan jajarannya, dan sekali lagi saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Menurut mantan kepala desa jungkat ini, panjang jalan poros dari Ujung Desa Brakas sampai ujung Desa Ketupat adalah 16 km, kalau ditotal panjang jalan yang diperbaiki tahun lalu ditambah sampai sekarang tahun 2019 adalah 10 km, jadi jalan yang masih rusak kurang lebih sekitar 6 km.

” Saya berharap pada tahun 2020 atau sebelum Bapak Bupati Sumenep purna tugas, jalan di kepulauan raas yang masih rusak bisa diperbaiki semuanya,” harap H.Murahwi.

Harapan masyarakat kepulauan raas untuk dapat menikmati jalan yang layak dan aliran listrik 24 jam sudah berangsur-angsur terpenuhi. H.Murahwi berangan-angan di tahun mendatang setelah jalan sudah bagus dan listrik juga sudah menyala semua, maka kepulauan raas akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru yang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat raas. (M. Sirat)
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>