,
SUARAJOURNALIST-KPK.ID |NTT- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD),...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis malam (3/7/2020) turut menangkap ketua DPRD Kutai Timur, Encek U.R Firgasih. Encek...
Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menunjukkan Tajinya Kali ini KPK berhasil menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rangkaian...
BIAK koransuarajournalist-kpk.id  komunitas masyarakat adat papua anti korupsi kampak papua ketika diwawancarai pada hari senin tanggal 07...
15 Desember 2019 | Dibaca: 452 Kali
Amankan Pilkades Serentak 2019, Polres Pati Kerahkan 1.253 Personil

Pemilihan Kepala Desa se-Kabupaten Pati, Jawa Tengah sebentar lagi digelar. Sedikitnya 122 desa akan melaksanakan Pilkades serentak ini pada 21 Desember 2019.

Pati – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak se-Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 21 Desember 2019, Kepolisian Resort Pati melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat. Sosialisasi ini langsung dipimpin oleh Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K di kantor Kecamatan Tayu, Jumat (13/12/2019).

Terkait sosialisasi pengamanan Pilkades serentak, Polres Pati sendiri sudah mulai melakukan pengamanan-pengamanan sebelum hingga pelaksanaan Pilkades serentak tersebut selesai digelar. Untuk mengantisipasi timbulnya gangguan Kamtibmas, Polres Pati mengerahkan ribuan personil  dengan dibantu Polda, Polres kabupaten lain, TNI juga Pemerintah Daerah.

“Dalam proses pengamanan Pilkada, kami melibatkan pasukan pengamanan sejumlah 1.253 personil. Kami libatkan juga dari Polres-Polres tetangga juga dari Polda kami minta back up. Kami juga gandeng rekan-rekan dari TNI,  kemudian dari Pemda. Mulai saat ini sudah berjalan pola pengamanan. Mulai Sabtu, Senin dan Selasa waktunya kampanye jadi kita sudah mulai melakukan pengaman-pengamanan. Namun pada hari H tanggal 20 Desember, kami sudah mulai intens ke desa-desa untuk kemudian pada akhirnya kami bersama masyarakat mengawal logistik Pilkada tersebut. Kami pastikan logistik ini dalam kondisi aman sesuai dengan trayeknya itu.” Ujar Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K kepada media usai menyampaikan sosialisasinya.

Polres Pati juga mengantisipasi adanya sejumlah desa yang dianggap rawan pada pelaksanaan Pilkades serentak nanti dengan cara melakukan pemetaan daerah rawan. Di daerah-daerah yang dianggap rawan itu nanti akan disebar sejumlah personil kepolisian guna mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan Kamtibmas.

Pemetaan daerah rawan sudah kami lakukan sebelumnya. Sekarang ini kami sedang melakukan pemantapan, penyocokan, penyesuaian apakah daerah yang kami petakan itu sudah sesuai atau belum. Kalau belum sesuai kami sesuaikan lagi. Karena memang seperti diketahui ada beberapa desa yang tingkat kerawanannya bisa dibilang kecil sekali karena calon kepala desanya antara suami dengan istri, bapak dengan anak, ibu dengan anak, nah ini kita akan petakan kembali karena ini berpengaruh terhadap jumlah personil yang akan kami tempatkan.” Lanjut Bambang Yudhantara Salamun.

Sementara itu untuk mengantisipasi adanya praktek Money Politik atau politik uang pada Pilkades serentak se-Kabupaten Pati/ Polres Pati akan membentuk satuan tugas khusus anti Money Politik// 

“Untuk permasalahan Money Politik ini menjadi atensi kami. Kami sedang membuat formasi tim namanya Satuan Tugas Khusus Anti Money Politik, hari Senin nanti kami lantik. Jadi mulai Senin nanti mereka mulai bekerja merespon semua terkait laporan anti money politik itu. nanti setelah terbentuk kami sebarkan nomor handphone hotlinenya untuk menerima pengaduan sehingga setiap laporan kami tindaklanjuti.” tutup Bambang Yudhantara Salamun. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>