,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis malam (3/7/2020) turut menangkap ketua DPRD Kutai Timur, Encek U.R Firgasih. Encek...
Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menunjukkan Tajinya Kali ini KPK berhasil menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rangkaian...
BIAK koransuarajournalist-kpk.id  komunitas masyarakat adat papua anti korupsi kampak papua ketika diwawancarai pada hari senin tanggal 07...
31 Maret 2020 | Dibaca: 478 Kali
Antisipasi Wabah Covid-19, Camat Tayu Intruksikan Kades Sediakan Ruang Isolasi Bagi Pendatang

Tayu, Pati - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah merilis update data kasus corona (Covid-19), Selasa, 31 Maret 2020. Dari data tersebut diketahui bahwa sudah ada 81 orang yang dinyatakan positif corona.

Dari 81 positif corona, 71 orang sedang menjalani perawatan. Kemudian sudah ada tiga orang pasien yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sementara sudah ada tujuh orang pasien yang meninggal dunia. 

Untuk mengantisipasi penyebaran pandemi corona agar tak sampai ke Kecamatan Tayu, Pati, Jawa Tengah, Camat Tayu Dwi Nuryanto, SH telah mengintruksikan kepada para Kepala Desa (Kades) untuk menyediakan ruang isolasi bagi pendatang yang masuk ke Tayu. 

"Tadi setelah melakukan apel siaga Covid-19, kami mengintruksikan kepada kepala desa agar menyediakan ruang atau tempat yang digunakan untuk isolasi bagi warga pendatang dari luar wilayah." ujar Camat Tayu Dwi Nuryanto, SH, Selasa (31/3/2020).

Menurut Dwi Nuryanto dengan adanya ruang isolasi itu diharapkan, setelah mereka yang di isolasi selama 14 hari bisa bergabung dan berkumpul kembali dengan masyarakat. 

"Tentunya setelah dinyatakan sembuh dari pihak puskesmas atau dinas kesehatan," imbuh Dwi Nuryanto. 

Selain ruang isolasi, Camat Tayu juga menjelaskan telah dilakukan serangkaian penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga serta area publik yang melibatkan segenap unsur dari Forkopincam.

"Untuk area-area publik yang disemprot disinfektan diantaranya masjid, alun-alun pasar, sekolah-sekolah, mushala juga gereja-gereja." lanjut Dwi Nuryanto.

Adapun penyemprotan ini menurut Dwi Nuryanto dilakukan serentak sejak 3 hari yang lalu.

"Masing-masing desa sudah melaksanakan kemudian hari ini ditindaklanjuti untuk mengantisipasi covid-19 ini. kemarin sudah disemprot, ini disemprot lagi dan ini akan kami lakukan secara bertahap." pungkasnya. 

Sementara itu terkait para pendatang yang harus di isolasi di ruang isolasi, Dwi Nuryanto menegaskan kepada jajarannya untuk memperhatikan faktor pelaksanaan jaring pengaman sosial yang bisa diambil dari dana APEBEDES.

"Para kepala desa bisa melaksanakan jaring pengaman sosial untuk memberikan bantuan kepada mereka yang dilokalisir tadi. Bagaimana dananya dari mana dan tadi kita sudah kita konfirmasikan dapat digunakan dengan anggaran APBEDES yang ada di desa yang dapat digunakan untuk kegiatan tanggap darurat covid-19," jelas Dwi lagi.

Terakhir Camat Tayu menghimbau warganya agar mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh dinas kesehatan.

"Kita harus menjaga diri kita sendiri kemudian keluarga. Dengan cara apa? dengan cara setiap melakukan kegiatan harus cuci tangan dengan sabun, gunakan masker, menjaga jarak, makan makanan bergizi, menjaga kesehatan agar bisa terhindar dari virus ini." tutup Dwi.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>