,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Sekjen LSM Kampak Papua, Johan rumkorem  kepada awak Media,  meminta Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  segera...
Lsm kampak papua minta KPK melakukan Supervisi terkait dugaan korupsi APBD biak Ta 2016-2020 yang ditangani kejaksaan tinggi papua. Aktifis anti...
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PT Java Orient Property Dandan Jaya Kartika menjadi tersangka kasus suap izin...
17 Juli 2022 | Dibaca: 91 Kali
Lsm Kampak Papua: KPK Diminta Menahan Para Tersangka Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Di Timika

Sekjen Lsm KAMPAK Johan Rumkorem sangat menyayangkan hingga Juli 2022, KPK belum juga menahan para tersangka yang sudah ditetapkan sejak Oktober 2020 silam. "KPK jangan terlibat politik di Papua" pinta Johan

Dalam kasus tersebut, sudah ratusan miliar uang negara yang hilang, prosesnya hingga saat ini malah tenggelam. 

KPK hanya terlihat melakukan rilis  media sekedar untuk menenangkan hati masyarakat tetapi tidak mempunyai batasan waktu dalam penanganan kasus tersebut.

"Sudah 2 tahun penetapan tersangka kenapa belum ditahan, ini ada apa?" ungkapnya.

Terkait akan berakhirnya masa pencekalan terhadap salah satu tersangka yang akan berakhir di tanggal 2 agustus nanti, Johan berharap KPK segera menahan para tersangka agar tidak kabur keluar negeri seperti yang terjadi pada tersangka Bupati Mamberamo Tengah, RHP.

"Papua miskin karena mental pemimpin koruptor, makanya harus ada penegakkan hukum," tegasnya.

Dari data LPSE Mimika ditahun 2022 juga dikucurkan dana sebesar Rp 93,1 miliar untuk kelanjutan pembangunan tersebut, menanggapi hal itu koordinator KAMPAK sangat menyayangkan hal tersebut.

"Itulah yang terjadi jika para tersangka tidak segera ditahan, uang untuk pembangunan Mimika akan habis terkura," tutup Johan.(*)
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>