01 Oktober 2025 | Dibaca: 2566 Kali
Pekerjaan Pelapisan Aspal Goreng Bergelombang Diduga ketebalan tidak cukup Ukuran

Kalbar SJ.KPK, Pontianak”Hingga berita ini ditayangkan terkait beberapa pekan lalu berdasarkan informasi yang didapat adanya pekerjaan pelapisan aspal (Latasir-red) pada Gang Nurcahaya Kec Pontianak Barat. Menurut keterangan sumber informasi yang didapat bahwa ada pekerjaan pelapisan Aspal ( Latasir ) yang bergelombang bahkan pelaksana tidak memasang Plang nama Proyek dimana hasil pekerjaan fisik yang dikerjakan cendrung Bergelombang. Hal seperti ini,terkadang disebabkan lapisan aspal tersebut tidak sesuai dengan yang telah ditentukan ungkapnya.
“Masih menurut sumber, kenakallan dari pihak pelaksana untuk mengetahui keteballan jalan latasir itu jangan dilihat dari bibir jalan atau di STAnya“tidak akan ketemu letak tipisnya.Ungkap sumber karena STA dan bahu jalan itu akan ditebalka,karena STA batas jarak yang ditandai.”Jelas sumber dimana Gang Nurcahaya yang tidak jauh dari kediamannya.
Poto proyek Perkim Kota Ptk.
Dari pekerjaan Gang Nurcahaya Wartawan ini mencurigai pekerjaan yang sama pada kontrak no.600.2.102/PPK/SPK/JL/Gg.TARUNA/DPRKP.B/APBD/2025. Kegiatan:Urusan Penyelenggara PSU Perumahan.Pekerjaan Belanja Modal Jalan Kota(jln Sawo, Gang Taruna Kec, Ptk Barat nilai kontrak Rp.172.316.000.00,- Waktu Pelaksanaan 45.Hari Kalender.
Dari pantau dilapangan pekerjaan pelapisan aspal goreng(Latasir -red)tersebut diduga dipotong oleh warga,apakah sebagai saluran air yang tergenang,dari potongan tersebut terlihat dari keteballan lapisan aspal terindikasi berkisar 1cm.
Poto Proyek Perkim Kota Ptk.
Bukan hanya pekerjaan jalan sawo Gang Taruna bentuk yang sama bergelombang pada pekerjaan lapisan aspal goreng pada Gg Bukit Raya 3A.dan B. Dari ketiga pekerjaan peningkatan jalan Gang pelapisan aspal goreng diduga adanya niat yang tidak baik pihak pelaksana yang dlterindikasi mengurangi keteballan. Atas temuan ini sudah disampaikan pada dinas Perkim kota Pontianak dengan PPK Menurut Atta dalam pesan WA yang diterima menjelaskan” lokasi tersebut akan dicek kembali oleh tim PSU bersama konsultan dan Pelaksana lokasi yang masa dalam pemeliharaan jika mengalami kerusakan/ketidaksesuaian akan dilakukakan perbaikan.
Apa yang disampaikan dari pihak Perkim poto pekerjaan beberapa titik gang yang sudah selesai dikerjakan disampaikan pada pak Wali untuk menanggapi apa yang disampaikan dari wartawan ini tidak ada kejelasan. Dari sekian tahun anggaran pembangunan dan perbaikan gang2 cor beton mupun pelapisan aspal goreng(Latasir-red) ironis belasan tahun Gang Akbar yang berada di Rt.02/ Rw. 02, kelurahan Banjar serasan Kecamatan Pontianak Timur yang tidak tersentuh oleh jajaran pemerintah kota pontianak dalam perbaikan pelapisan aspal. Hal ini disampaikan kepada bapak wali kota Ir.H.Edi Rusdi Kamtono melalui pesan What Shap mengatakan ada 5233 jumlah jalan Gang dan Kompleks dikota Pontianak tidak mungkin satu tahun selesai semua dan berdasarkan usulan hasil dari musrenbang dari kecamatan.
Bisa saja Wali kota mengatakan hal tersebut. Terbukti apa yang disampaikannya tidak sesuai dilapangan. 4 tahun terakhir hingga kini kawasan Rw 01Gg. Kejora berturut dibangun dari cor beton hingga dilapisi Aspal. Begitu juga Gang Kejora A, Gg Potlot dan gang Abadi dari cor beton hingga pelapisan aspal;termasuk gang Kalimantan. Pada tahun 2024 Gang Kabul diaspal sisa dilanjutkan 50 mtr gang tembus ke Gg.Akbar. Begitu juga dengan Gg Kejora B. Awalnya sudah ada jalan dibangun dengan beton cor gantung, Tahun Anggaran 2025 dirubah menjadi cor padat.
Dengan yang dijelas pak wali dalam satu tahun tidak akan bisa terbangun semuanya. Sudah sangat jelas jika yang dibangun, seperti ini ada Gang belasan tahun sampai kapanpun tidak akan terbangun kalau yang berhubungan saling tutup mata.
Dalam hal ini. Menurut pendapat LSM LIRA bidang Investigasi” Totas mengatakan sebagai Kepala Daerah mesti memperhatikan kondisi fasilitas yang dilalui masyarakat sehari-hari dalam pembangunan untuk kenyamanan dan kemudahan. uangkap Totas, menambahkan, yang dijelaskan bahwa adanya pekerjaan Perumahan Rakyat Dinas Perkim Kota Pontianak kurang kontrol dilapangan sewaktu dalam masa pelaksanaan pekerjaan percaya akan hasil yang sudah selesai dari tim PHO dan konsultan. Bila kenyataanya berbeda hasil di lapangan ternyata tidak sesuai dibiarkan hingga masa waktu perawatan berakhir dan tidak disikapi yang punya kewenangan keuang daerah akan dirugikan.
Indikasi lain saya menduga adanya tindakkan KKN yang saling berhubungan berkalaborasi untuk mencari keuntungan hingga pekerjaan fisik manjadi korban bila ini dibiarkan. Masih menurut Totas seperti dikatakan ada titik di kelurahan Banjar Serasan yang belum tersentuh pembangunan gedung Kantor Lurah dan Pukesmas dan parit kongsi yang belum ada turapnya maupun Gg.Akbar sudah belum diaspal yang sudah belasan tahun. Ini sudah sangat jelas seperti dianak tirikan;pada hal ada anggota Dewan dari wilayah Pontianak timur,Ketua Dewan; bahkan Wakil walikota juga tinggalnya diPontianak timur Ini sangat memalukan kantor Lurah dan puskesmas masih blm dibangun termasuk anak sungai yang disebut parit kongsi perbatasan antara Rw.01 dan Rw.02 Kelurahan Banjar serasan yang belum dibuatkan Turapnya.
Semestinya selaku Lurah maupun camatnya mesti membahas dalam musren bang adanya gedung yang belum terbangun dan parit belum dibuatkan turapnya. Jika kita mau jujur seperti yang ada dikecamatan lain sudah pada terbangun. Sewaktu wartawan ini mendatangi Puskesmas Banjar Serasan meminta rujukan merasa heran melihat Gagang kunci Pintu saja tidak terganti. Menurut keterang secara singkat dari salah seorang petugas yang tidak menyebutkan jati dirinya mengatakan sebatas yang yang didengar. Sudah pernah diajukan dalam musyawarah pembangunan akan tetapi karena lahan yang ada kurang luas maka seperti inilah hingga sekarang belum dibangun. Terkait dengan pekerjaan beberapa gang yang sudah selesai kamis 25/9-2025 petunjuk akhir disampaikan oleh PPK pak Atta, lewat pesan What Shapnya mangatakan pekerjaan tersebut masih dalam masa perawatan apabila ada kerusakan akan dilakukan perbaikan. (YN.Sj-KPK).