,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Penggiat anti korupsi LSM Kampak Papua mendesak kepada Polda Papua agar secepatnya menetapkan tersangka dugaan korupsi anggaran Sentra Pendidikan...
Sepuluh Desa di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan bakal dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, atas dugaan...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Jakarta-Salah satu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan...
21 Juni 2022 | Dibaca: 84 Kali
Tokoh Lokal berharap Kasus Mardani Tidak Mencederai PBNU

Banjarmasin- Dugaan keterlibatan mantan Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming, dalam perkara tindak pidana korupsi suap peralihan izin tambang batubara semakin hangat. Terakhir, Mardani dicegah untuk bepergian keluar negeri.

Kasus ini cukup menyita perhatian publik, mengingat sosok Mardani yang saat ini memegang beberapa jabatan pada lembaga-lembaga bergengsi. Seperti Ketua DPD PDIP, Ketua BP HIMPI, dan Bendahara Umum PBNU. Tak ayal, lembaga tersebut turut terdampak dalam kasus yang menjerat Mardani.

Kondisi demikian disayangkan oleh beberapa pihak, salah satunya berasal dari internal NU. 

“Kami prihatin dengan kasus yang menimpa Bendahara Umum, tapi saya berharap dan tekankan agar institusi tidak ditarik ke dalam masalah pribadi, khususnya PBNU. Jaga marwah organisasi”. Jelas Nasrullah AR, Wakil Ketua 1 PWNU Kalimantan Selatan.

Terkait adanya dugaan kriminalisasi, Nasrullah AR enggan memberikan spekulasi. Ia meminta kepada setiap pihak untuk berfikir jernih dan objektif. 

Ia berharap, apa yang sedang menjerat Mardani H. Maming dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Terutama bagi para pejabat negara dan daerah. 

“apa yang kamu tanam, akan kamu tuai. Baik dalam waktu dekat, ataupun lambat. Semoga jadi pembelajaran agar kira semua tidak bermain-main dengan jabatan”. Tutup Nasrullah AR.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>