,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPN LP3 NKRI)...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta - Tiga hari lagi, tepatnya tanggal 1 1/4/ 2019 adalah 2 tahun Novel Banwedan aktivis anti korupsi yang juga penyidik senior KPK mencari...
  Jakarta Suara Journalist KPK. Tiga mantan pejabat PT Sinar Mas Group dieksekusi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Klas I...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
07 Januari 2019 | Dibaca: 114 Kali
Adik Herman Herry Bantah Kakaknya Terlibat Penganiayaan, Berikut Ini Penjelasannya

Suarajournalist-kpk.id- Jakarta-
Adik anggota DPR RI yang dituduh menganiaya blak-blak an mengaku ada rekayasa di kasus yang menimpa kakaknya.Herman Hery dituduh terlibat aksi penganiayaan terhadap Ronny Kosasih Yuniarto, Kamis (21/6). Terhadap kasus ini, kepolisian telah memanggil ahli pidana Chairul Huda sebagai saksi ahli, Selasa (11/12) kemarin. 

Polisi telah memeriksa beberapa saksi dalam kasus dugaan penganiayaan oleh anggota DPR Herman Hery. Menurut polisi, tidak ada satupun saksi yang menyebut Herman Hery sebagai pelaku pemukulan Ronny Yulianto. Adik Herman Hery, Yudi Adranacus, muncul dan membantah tudingan Ronny itu. Menurut Yudi, sosok yang dikira Herman Hery oleh Ronny adalah dirinya.

Tetapi Yudi membantah melakukan pemukulan. Versi pihak Yudi, yang terlibat perkelahian dengan Ronny adalah Pardan. Sementara itu, Pardan mengaku dipukul lebih dahulu oleh Ronny. "Silahkan anda cek memang muka dan postur saya sangat mirip kakak saya" ungkap Yudi Adranacus. "Ini tahun politik jangan sampai ada rekayasa kasus kepada Kakak saya yang ingin menjatuhkan marwah partai  pemerintah" tukas Yudi kemudian.

Sementara itu Pardan juga kemudian melapor ke Polres Metro Jaksel. Dalam laporan bernomor LP/1061/K/VI/2018/PMJ/Restro Jaksel tanggal 11 Juni 2018, sopir Yudi ini melaporkan dengan menggunakan Pasal 351 KUHP. 

Polda Metro Jaya kembali memanggil saksi ahli pidana bernama Chairul Huda terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ronny Kosasih Yuniarto.
Chairul Huda sebagai ahli hukum pidana untuk menjelaskan unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 170 KUHP. Chaerul diminta untuk menjelaskan apa syarat-syarat dan pengertian unsur-unsur dalam Pasal 170 KUHP atau yang dikenal masyarakat dengan pasal pengeroyokan.

Menurut Chairul, pemanggilannya kali ini guna untuk menjelaskan apakah kasus tersebut memang masuk katagori pengeroyokan sebagaimana yang dimaksud Pasal 170 KUHP. Keterangan saksi ahli bisa sebagai bukti tidak Jadi tergantung polisi menentukan dan juga keterangan dari terlapor atau tersangka dengan alibinya.
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>