,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Penggiat anti korupsi LSM Kampak Papua mendesak kepada Polda Papua agar secepatnya menetapkan tersangka dugaan korupsi anggaran Sentra Pendidikan...
Sepuluh Desa di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan bakal dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, atas dugaan...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Jakarta-Salah satu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan...
25 Maret 2022 | Dibaca: 249 Kali
Majelis Dzikir RI-1 Habib Salim Jindan ST, SH Dan Advokat Martinus Siki SH, MH Sambangi Kantor PT Sumarecon Agung Tbk

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia tanah. Oleh karenanya, Jokowi meminta jajaran Polri tidak ragu mengusut para mafia tanah.

"Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah.

Kepada jajaran polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada," ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada "Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria" di Istana Kepresidenan Bogor, tahun lalu.

Hal tersebutlah yang melatar belakangi Presiden Majelis Dzikir RI-1 Habib Salim Jindan ST SH dan pengacara Martinus Siki SH MH beserta rombongan akan melakukan konvoi dari Bogor guna silaturahmi dengan Direktur Utama PT. Summarecon Agung di Plaza Summarecon, Jl. Perintis Kemerdekaan Pulo Gadung, Jakarta Timur pada hari Kamis (24/03/2022).

Pasalnya, Presiden Majelis Dzikir RI-1 sebagai partner Martinus Siki saat ini sedang menangani kasus tanah di Desa Nagrak Sukaraja Kabupaten Bogor dimana beberapa warga di wilayah tersebut diduga menjadi Korban mafia tanah oleh PT.Summarecon Agung Tbk serta PT.Kencana Jaya Properti Agung.

Pada dasarnya pihak Martinus Siki bersama Majelis Dzikir RI-1 ingin bersilaturahmi dan mengajak para pimpinan atau Direktur Utama PT. Summarecon Agung Tbk, untuk dapat menyelesaikan perkara ini secara arif dan bijaksana. 

"Kami melakukan konvoi dan berkunjung ke kantor PT Summarecon Agung Tbk ini karena kami telah mengirimkan dua kali surat somasi dari pihak Martinus dan Habib Salim Jindan namun, surat itu tak kunjung ditanggapi dengan baik oleh PT Summarecon Agung" ungkapnya

Iapun berharap kedatangannya ini bisa diterima dengan baik oleh perusahaan PT.  Summarecon Agung Tbk karena pihaknya bertujuan untuk meluruskan permasalahan ini agar tidak ada yang dirugikan akibat mafia tanah.

Kehadiran kami ke PT. Summarecon Agung Tbk juga untuk membantu pihak Summarecon Bogor agar terbebas dari mafia tanah.

“Kami ingin bantu Summarecon bebas dari praktik mafia tanah. Kami tidak ingin ada oknum yang mengorbankan perusahaan lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika persoalan tersebut selesai, maka akan diadakan deklarasi gerakan nasional revolusi mental pemberantasan mafia tanah.

“Bersama Presiden kita bangun gerakan revolusi mental pemberantasan mafia tanah. Pemberantasan mafia tanah sukses hanya dengan gerakan masyarakat dan ada kepedulian dari semua aspek. 

Kami juga punya rencana semoga Summarecon membantu kami menyukseskan gerakan nasional revolusi mental pemberantasan mafia tanah yang akan kita deklarasikan pada 14 Mei 2022 mendatang yang digadang-gadang akan melibatkan dan menghadirkan semua pihak instansi terkait pungkasnya.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>