,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPN LP3 NKRI)...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta - Tiga hari lagi, tepatnya tanggal 1 1/4/ 2019 adalah 2 tahun Novel Banwedan aktivis anti korupsi yang juga penyidik senior KPK mencari...
  Jakarta Suara Journalist KPK. Tiga mantan pejabat PT Sinar Mas Group dieksekusi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Klas I...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
20 Maret 2019 | Dibaca: 622 Kali
Polres Kota Ternate Kembali di Praperadilan

Yusup Kaury, S.H, alias Ucok

Ternate, Suara journalist KPK – Advokat Yusup Kaury, S.H, alias Ucok Sebagai Penaset Hukum JA (inisial) seorang mantan karyawan perusahaan finance nasional yang dituduhkan melakukan penggelapan dalam jabatan sesuai rumusan pasal 374 subsidaer pasal 372 KUHPidana jo pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHpidana seperti yang terlampir dalam surat perintah penangkapan.  

Seusai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan permohonan praperadilan, rabu, 20 Maret 2019, dengan Termohon Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Maluku Utara Cq. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Ternate yang bertempat di Pengadilan Negeri Kota Ternate.

Ucok menuturkan bahwa apa yang dituduhkan kepada kliennya adalah sangat keliru dan melanggar hak asasi manusia, dari penangkapan yang diduga tidak melalui prosedur seperti yang tertuang dalam surat permohonan Praperadilan, diantaranya Pemohon tidak pernah di panggil, Pemohon tidak pernah diperiksa sebagai calon tersangka, bahkan Termohon tidak cukup bukti dalam menetapkan Pemohon sebagai tersangka.

Lanjut Ucok, bahwa diduga kuat informasi dari pelapor yang melaporkan kliennya memberikan informasi yang keliru pada pihak Kepolisian sehingga polisi dengan sangat cepat menetapkan kliennya sebagai tersangka dan melakukan penangkapan.

Permasalahaan terkait dengan klien kami, juga sudah kami lakukan pengaduan ke Dinas Tenaga  Kerja Kota Ternate dan dalam waktu dekat akan dilakukan klarifikasi para pihak.

Hingga saat ini kami masih sangat yakin bahwa klien kami hanyalah korban buruknya Standar Operasional Perusahaan yang diterapkan. Sehingga kami berharap dengan Praperadilan ini kami dapat menemukan keadilan yang mampu mengembalikan hak-hak klien kami. Dan kami yakin bahwa keadilan bukan hanya milik mereka yang mempunyai perusahaan besar namun keadilan milik mereka yang mengabdi kepada perusahaan dengan tulus hati, ungkap Ucok. (**)
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>