,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Penggiat anti korupsi LSM Kampak Papua mendesak kepada Polda Papua agar secepatnya menetapkan tersangka dugaan korupsi anggaran Sentra Pendidikan...
Sepuluh Desa di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan bakal dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, atas dugaan...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Jakarta-Salah satu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan...
31 Agustus 2020 | Dibaca: 1367 Kali
Dorus Wakum Apresiasi Kajari Biak, Kepala BPKAD Dan Bendahara Disdik Ditetapkan Sebagai Tersangka

SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Biak- Ketua  Umum Nasional LSM.KAMPAK Papua Dorus Wakum menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI yang mana telah menetapkan Erwin Saragih, SH.MH sebagai kepala kejaksaan negeri Biak Numfor. Dalam rangka penegakkan supremasi hukum di wilayah papua secara khusus kabupaten Biak Numfor. mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Arsip Daerah Kabupaten Biak Numfor beserta Bendahara Dinas, dengan adanya kasus ini dapat menepis isu bahwa hukum tumpul keatas dan tajam kebawa dan membuktikan bahwa tidak semua aparat penegak hukum itu nakal. Secara khusus kami sampaikan apresiasi yang tinggi buat kajari Biak Numfor Erwin Saragih yang datang untuk menyelamatkan umat Tuhan diatas tanah papua khususnya di Biak Numfot yang senantiasa menderita,menjerit,dan menangis karena pemimpin papua yang terlalu rakus tanpa memikirkan rakyatnya menderita selama 75 tahun merdeka bersama bangsa Indonesia. Hal sekecil ini membuktikan bahwa bagian dari wujud nyata kegagalan otsus yang diharapkan mensejahterkan masyarakat papua.

LSM.KAMPAK Papua sebagai bagian dari tiang penyangga dewan adat papua dalam rangka pemberantasan korupsi di Indonesia, diantaranya Dorus Wakum, Tom Beanal, S.P. Morin dan alm. Frits Kiriho yang saat itu Deklarasi Kampak Papua di jakarta tepatnya di gedung YLBHI Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia. Kami Kampak Papua adalah tiang penyangga Dewan Adat Papua dalam hal pemberantasan korupsi diatas tanah adat papua. Kami mendukung penuh kerja-kerja kajari Biak Numfor dalam rangka penegakan hukum sekaligus menyampaikan terimakasih buat Presiden Joko Widodo melalui Jaksa Agung RI Burhanuddin atas kado DIRGAHAYU HUT RI KE 75 yang mana telah menetapkan  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah dan Bendahara Pendidikan sebagai tersangka karena diduga menyelewengkan Dana Otsus sejak tahun 2015 senilai Rp 7.5 milyar.

Kami mendukung penuh Kajari Biak, Kajati Papua dan Jaksa Agung agar segera bongkar Dana Otsus Tahun 2016 dan 2017 yang saat ini tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Pemda Biak numfor sehingga merugikan keuangan negara dengan total los senilai Rp 18.6 milyard. Tuhan Leluhur Bangsa Papua mengutus Erwin Saragih untuk menyelamatkan masyarakat Biak Numfor dan Supiori dari limbah limbah Korupsi yakni para koruptor yang senang melakukan tindakan extra ordinary crimes (kejahatan kemanusiaan luar biasa) . Hal ini membutuhkan masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan Korupsi diatas Tanah Papua.

Sudah sekian lama kita selaku anak anak adat papua di berikan kesempatan dan tanggungjawab oleh negara untuk memimpin bangsa ini tetapi kita sendiri yang merusak dan tidak bertanggungjawab kepada bangsa dan negara yang telah berupaya memperbaiki hubungan dan tanggungjawab selaku negara dan papua bagian dari itu. Akhirnya saya masih percaya kepada lembaga lembaga hukum di Indonesia dan atas nama masyarakat papua anti korupsi tetap mendukung secara fisik dan rohani dalam hal pemberantasan korupsi diatas tanah papua. Syukur bagiMu Tuhan Sebab Kau Brikan HambahMu Erwin Saragih tuk menyelamatkan umat Tuhan diatas Tanah Papua.

Harapan Kampak Papua bahwa setelah di tetapkan tersangka sekiranya pelaku kejahatan kemanusiaan tersebut dapat segera di eksekusi dan ditahan demi kepercayaan rakyat kepada aparat penegakkan hukum diatas Tanah Papua. Demikian. (AP/SJ-KPK)
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>