,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Suarajournalist-kpk.id-Jakarta-Maraknya prilaku corrupt di tataran pejabat pemerintah semakin hari semakin memprihatinkan. Seakan Slogan Revolusi...
Sumenep, Suara Jurnalis KPK - KPK melakukan pengecekan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 37 pejabat di Provinsi Jawa Timur. Para...
Membuanan di dunia aktifis, Johan rumkorem meminta masyarakat ikut berperan penting untuk megawal Pemerintah daerah dan DPRP serta DPRD di...
30 Maret 2019 | Dibaca: 89 Kali
Tiga terpidana suap anggota DPRD Kalteng meringkuk di tahanan..

 

Jakarta Suara Journalist KPK. Tiga mantan pejabat PT Sinar Mas Group dieksekusi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Klas I Tangerang. Ketiga terpidana suap anggota DPRD Kalteng tersebut dieksekusi setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Tiga terpidana yaitu Wakil Dirut PT Sinar Mas Agro Resources dan Technology (SMART) Edy Saputra Suradja, Direktur Operasional Sinar Mas Kalimantan Tengah IV, V dan Gunungmas Willy Agung Adipradhana, Department Head Document and License Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalimantan Tengah-Utara Teguh Dudy Syamsuri Zaldy.

"Siang ini telah dilakukan eksekusi terhadap tiga orang terpidana dalam kasus suap terkait dengan pemberian hadiah atau janji pada anggota DPRD Provinsi Kalteng," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Maret 2019.

Pada perkaranya, tiga pejabat PT Sinar Mas di Kalteng tersebut divonis 1 tahun 8 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Selain penjara, ketiganya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp100 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Majelis Hakim menyatakan bahwa ketiganya terbukti bersalah secara bersama-sama menyuap anggota DPRD Kalteng agar tidak memanggil pihak PT Binasawit Abadi Pratama (anak perusahaaan PT SMART) dalam rapat dengat pendapat bersama Komisi B DPRD Kalteng. (ase/nt/sj)

Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>