,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Penggiat anti korupsi LSM Kampak Papua mendesak kepada Polda Papua agar secepatnya menetapkan tersangka dugaan korupsi anggaran Sentra Pendidikan...
Sepuluh Desa di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan bakal dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, atas dugaan...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Jakarta-Salah satu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan...
12 Mei 2021 | Dibaca: 597 Kali
Polres Jakarta Pusat Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu Sebanyak 310 kilogram

Satgas Satuan Reserse (Satres) Polres Metro Jakarta Pusat kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu yang diduga berasal dari jaringan internasional Timur Tengah atau Afrika (Nigeria) tidak tanggung-tanggung barang bukti yang berhasil diamankan seberat 310 kilogram.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang hadir pada saat rilis di Jakarta pada Selasa malam (11/05/2021), mengatakan bahwa narkotika sabu tersebut dibawa dari wilayah Aceh menuju Jakarta dengan menggunakan angkutan darat. 

Dalam pengungkapan kasus ini kami juga berkerjasama dengan DEA (Drugs Enforcement Administrator) jadi ada laporan bahwa ada narkoba dalam jumlah besar yang dibawa melalui jalur laut dan darat kemudian satgas melakukan penyelidikan.

Dan didapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan transaksi narkoba jenis sabu di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat. Atas informasi tersebut, polisi langsung membagi tugas untuk melakukan penyelidikan di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat yang diduga akan digunakan sebagai tempat transaksi jual beli narkotika dalam jumlah yang besar tersebut.

"Dari hasil penyelidikan tim Satgas Polres Metro Jakarta Pusat, dapat informasi bahwa orang yang diduga akan melakukan transaksi tersebut menggunakan 1 unit mobil Daihatsu Grand Max wama putih nopol B 9419 CCD dan narkotika sabu tersebut diduga berada di dalam mobil tersebut," kata Irjen Pol Fadil.

Selanjutnya, anggota pun melakukan pembuntutan (surveilance) membagi tugas di beberapa titik yang akan dilalui oleh mobil Daihatsu Grand Max warna putih guna mengetahui akan dibawa kemana dan diserahkan kepada siapa narkotika jenis sabu tersebut.

Selama pengintaian , Fadil mengatakan mobil Daihatsu Gran Max itu sempat mengarah ke daerah Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat. Jadi pada hari Sabtu, (8/5/2021) sekitar pukul 08.00 WIB Satreskoba Polres Jakpus melakukan penangkapan terhadap dua orang pria dengan inisial NR alias D dan HA alias A.

Ketika kendaraan digeledah hasilnya mengejutkan yaitu ditemukan barang bukti narkoba yang jumlahnya cukup fantastis yakni 310 kilogram jenis sabu-sabu ungkap Kapolda metro jaya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua tersangka mengaku kepada penyidik bahwa barang narkoba itu dikirim dari Aceh untuk diedarkan di wilayah DKI Jakarta.

Status kedua tersangka diketahui merupakan warga asli Jakarta yang berperan sebagai pengedar narkoba jaringan internasional.

Atas perbuatannya kedua pelaku terancam dijerat dengan Pasal 115 Ayat 2 subsider Pasal 114 Ayat 2 subsider lebih Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>