,
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Jakarta, SuaraJournalist KPK | Visi, Misi, Program Nawacita Presiden  Joko Widodo dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 Tentang...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti-bukti baru dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
11 Oktober 2018 | Dibaca: 307 Kali
17 TAHUN MAHASIWA SAIRERI TIDAK MENDAPAT BANTUAN OTONOMI KHUSUS DARI PEMERINTAH DAERAHNYA

SJKPK-Biak | Semenjak tahun 2000 hingga saat ini Sudah 17 Tahun otonomi khusus di tanah papua kami Mahasiswa Saireri  ( Biak Numfor, Supiori, Yapen, Waropen  ) tidak pernah mendapatkan sepersenpun perhatian serta tidak pernah merasakan Apa Itu yang di bilang dengan Otonimo Khusus Mau pun Banyak jumlah Dananya yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat dalam Hal ini pihak Jakarta.
17 Tahun juga Mahasiswa/I siswi melarat seperti tidak memiliki pemda padahal kami adalah generasi masa depan saireri dan kami juga putra putri saireiri yang akan selesai balik membangun daerah dengan ilmu yang kita miliki, tetapi realita saat ini kami punya SDM tidak pernah di perhatikan oleh Pihak Pemerintah Daerah Kami yang ada di Saireri, ( Biak Numfor, Supiori, Yapen, Waropen )
untuk itu kami mengharapkan keseriusan dari setiap pemerintah daerah yang ada di daerah saireri untuk mengutamakan sumber daya manusia yang ada di saireri karena di saireri tidak memiliki sumber daya alam yang melimpa seperti yang ada di derah pegnungan tengah papua,
untuk itu ada bebrapa point utama yang ingin kami sampaikan buat pemerintah daerah yang ada di saireri yaitu :
1. Untuk itu kami memintah Keseriusan kepada Pemerintah Kabupaten Yapen untuk segera memperhatikan daftar Nama – Nama Mahasiwa yapen yang sudah di masukan ke pihak pemerintah daerah Yapen per 3 Mei 2018 lewat DPRP Provinsih Papua berupa daftar nama dan berkas per mahasiswa yang sudah di serakan.
2. Kami meminta keseriusan pihak pemda yapen untuk segera merealisasikan hak  kami sebagai mahasiswa karena 17 tahun kami tidak memdapakan hak kami yang sudah di bagi dalam 30 % Otonomi Khusus dana Pendidikan.
3. Kami Mahasiswa/I yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa saireri, Komunitas Masyarakat adat papua anti korupsi , serta Forum Peduli kawasa Byak papua, meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Supiori untuk segera memperhatikan kami mahasiswa supiori yang ada di kota study Jayapura karena 17 tahun kami tdk pernah merasakan otonomi khusus.
Berkas kami mahasiswa supiori sudah di serakan pada tanggal 03 Mei 2018 kepada pihak memerintah dalam Hal ini DPRP Provinsih Papua dan setahu kami DPRP sudah menyerakan Kepada Pemerintah Daerah Supiori, Untuk itu kami minta untuk segera ada realisasi buat kami mahasiswa/I yang berada di kota study jayapura.
4. Kami Meminta Kepada Pemerintah Kabupaten Waropen Untuk Segera Memperhatikan Kami Mahasiswa/I Waropen yang berada di kota study jayapura karena setahu kami pemerintah daerah sudah menerima berkas yang kami sudah serakan lewat Pemerintah Provinsih dalam hal ini DPRP Provinsih Papua karena sudah 17 tahun otsus ada bersama-sama kami orang saireri tetapi kami tidak pernah merasakan apa itu dana otsus padahal 30 % untuk pendidikan sudah di atur dalam undang – undang tahun 2001 tentang otonomi khusus di tanah papua.
5. Kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk dapat mambantu kami mahasiswa/ I biak yang ada di kota study jayapura kerena menurut kami sudah 17 tahun kami mahasiswa/I Byak tidak pernah merasakan dana otonomi khusus yang di dalamnya 30 % untuk dana Pendidikan untuk itu kami memintah keseriusan dalam menindak lanjuti Bantuan Studi Akhir Mahasiswa Byak di Kota study Jayapura karena sudah jelas dalam undang –undang no 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Rakyat Papua.
6. Jika Kami Menunggu dalam waktu bulan ini belum ada realisasi terkait bantuan study mahasiswa saireri maka kami akan melakukan Demostrasi menduduki kantor perwakilan rakyat daerah papua dan juga kantor gubernur provinsih papua, serta perwakilan kami akan menduduki Istana Presiden Republik Indonesia di jakatra untuk mempertanyakan 17 tahun ini dana Otonomi Khusus di kemanakan Oleh Pemerintah daerah yang ada di saireri dan papua pada umunya.

Demikian Pernyataan Kami Mahasiswa/I Saireri yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa saireri, Kampak Papua, Dan Forum Peduli Kawasa Byak Papua.sekian Dan terima Kasih.

PERWAKILAN MAHASISWA/I SAIRERI ( BIAK NUMFOR,SUPIORI,YAPEN,WAROPEN )
1. MAHASISWA PERWAKILAN YAPEN : MARTEN MERASI
2. MAHASISWA PERWAKILAN WAROPEN : MARIA MAKABORI
3. MAHASISWA PERWAKILAN SUPIORI : MARINUS YENINAR
4. MAHASIWA PERWAKILAN BIAK NUMFOR : SOSYABI RUMPAIDUS
5. KAMPAK PAPUA : AGUS RUMAROPEN
6. FORUM PEDULI KAWASA BYAK PAPUA : SILAS USIOR
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>