,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Sekjen LSM Kampak Papua, Johan rumkorem  kepada awak Media,  meminta Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  segera...
Lsm kampak papua minta KPK melakukan Supervisi terkait dugaan korupsi APBD biak Ta 2016-2020 yang ditangani kejaksaan tinggi papua. Aktifis anti...
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PT Java Orient Property Dandan Jaya Kartika menjadi tersangka kasus suap izin...
18 September 2021 | Dibaca: 526 Kali
Dukung Percepatan Pembentukan Herd Immunity Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Gelar Acara Vaksinasi Massal

Saat ini Indonesia masih berjuang melawan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi. Adapun salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan memperbanyak vaksinasi bagi masyarakat, sehinga tercipta herd immunity. Pemerintah menargetkan bisa melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak dua juta dosis per hari.

Kegiatan pemberian vaksin dapat mengakselerasi kapasitas jumlah masyarakat yang mengikuti vaksinasi, dalam rangka mendorong percepatan pemulihan sektor kesehatan dan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Guna mencapai target tersebut, maka dibutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Terkait hal itu Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta menggelar acara vaksinasi pada hari Sabtu (18/9/2021).

Dr. dr. Ria Maria Theresa, SpKJ., MH selaku wakil rektor universitas Pembangunan Veteran Nasional Jakarta yang juga selaku ketua pelaksana acara ini menerangkan bahwa acara ini merupakan vaksinasi kali ke-4 yang telah dilakukan oleh universitas Pembangunan Veteran Nasional Jakarta. 

Dalam acara vaksinasi ke-4 ini ada yang berbeda karena kami akan memberikan vaksin dosis pertama yakni vaksin jenis Pfizer dan Moderna. 

Karena vaksinnya Pfizer dan Moderna jadi kami hanya melayani vaksinasi bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta saja untuk vaksin Pfizer. Dan untuk vaksin Moderna di prioritaskan untuk warga yang berdomisili diluar DKI Jakarta terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa untuk kuota vaksin Pfizer sendiri berjumlah sekitar 500 dosis. Tetapi sebagai cadangan kami menyiapkan kuota untuk vaksin Pfizer berjumlah 600 dosis dan moderna 150 dosis. 

Acara vaksinasi ini juga didukung oleh rumah sakit Fatmawati dan puskesmas Cilandak. "Pada acara vaksinasi ini kami didukung oleh 20 nakes yang kebanyakan dari alumuni Universitas Pembangunan Nasional Veteran". 

Untuk kepanitiaan anggotanya kebanyakan dari mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dan juga melibatkan MENWA (Resimen Mahasiswa). Pelayanan vaksinasi di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ini sudah terjadwal dengan rapih. Jadi acara vaksinasi ini sudah tertata dengan  rapi,  tidak ada antrean karena kami bagi beberapa sesi.

Masyarakat Jakarta dan sekitarnya cukup antusias terhadap program vaksinasi ini. Mayoritas yang mengikuti vaksinasi ini adalah berasal dari masyarakat umum dan mahasiswa yang berada disekitar Jakarta.

Dr. dr. Ria Maria Theresa, SpKJ., MH juga menghimbau kepada semua masyarakat agar segera vaksin karena pada dasarnya semua vaksin bagus, aman dan halal.

Ketika ada kuota atau kegiatan vaksin sebaiknya masyarakat segera memanfaatkan kesempatan tersebut selagi memenuhi syarat. "Kita harus mengikuti himbauan pemerintah untuk divaksin agar Herd immunity (kekebalan komunal) segara terbentuk" ucapnya. 

Ia berharap dengan adanya acara vaksinasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi agar kita semua bisa terbebas dari situasi yang tidak nyaman ini pungkasnya. 


 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>