,
SUARAJOURNALIST-KPK.ID |NTT- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD),...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Biak- Ketua  Umum Nasional LSM.KAMPAK Papua Dorus Wakum menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI yang mana...
Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis malam (3/7/2020) turut menangkap ketua DPRD Kutai Timur, Encek U.R Firgasih. Encek...
Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menunjukkan Tajinya Kali ini KPK berhasil menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rangkaian...
22 November 2018 | Dibaca: 456 Kali
Ikuti Aturan Pemerintah Kurangi Sampah Plastik, APRINDO Siap Gunakan Kantong Plastik yang Mudah Terurai

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mendukung visi Pemerintah untuk mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen, termasuk sampah plastik pada tahun 2025 di Indonesia.

“Kita dukung usaha Pemerintah yang bertujuan mengurangi sampah plastik, untuk itu saya pastikan bahwa toko-toko ritel anggota APRINDO sudah menggunakan kantong belanja plastik yang mudah terurai sesuai standar yang diberikan oleh Pemerintah untuk mengurangi dampak lingkungan,” kata Roy Mandey selaku Ketua Umum APRINDO saat jumpa pers di Go Work Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).
“Kita menyediakan alternatif kantong plastik supaya bisa dipakai berulang-ulang. Kita berharap adanya Peraturan Pemerintah yang sifatnya nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum APRINDO Tutum mengatakan, saat ini ada beberapa daerah yang melarang penggunaan kantong plastik. Menurutnya, APRINDO sudah menggunakan kantong plastik yang terbuat dari bahan eco label.
“Ada beberapa daerah yang sudah mengeluarkan Perda yang melarang penggunaan kantong plastik di outlet-outlet anggota APRINDO. Ini sangat merugikan bagi kami peritel dan konsumen juga merasa terganggu,” paparnya.
Maka dari itu, APRINDO berharap Pemerintah mencari jalan terbaik dengan cara musyawarah antara institusi Pemerintah, pengusaha dan konsumen demi mewujudkan visi Pemerintah tahun 2025.
Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan dukungannya terhadap upaya pengurangan sampah plastik tersebut, tapi YLKI juga tidak melakukan pelarangan terhadap konsumen untuk menggunakan kantong plastik.
“Kita harus mendukung upaya pengurangan sampah plastik tapi pendekatannya tidak harus melarang,” tandas Sudaryatmo selaku Pengurus Harian YLKI.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>