,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
BIAK koransuarajournalist-kpk.id  komunitas masyarakat adat papua anti korupsi kampak papua ketika diwawancarai pada hari senin tanggal 07...
Biak, Suara Journalist KPK Kasus korupsi yang sekarang sedang mencuat di Kabupaten Biak Numfor hingga kini belum bisa diselesaikan oleh penegak...
Suarajournalist-kpk.id-Jakarta-Maraknya prilaku corrupt di tataran pejabat pemerintah semakin hari semakin memprihatinkan. Seakan Slogan Revolusi...
05 Oktober 2019 | Dibaca: 29 Kali
Jumat Pekan Pertama, Pejabat Struktural Tampil Beda dengan Pakaian Adat

Pemandangan berbeda tampak saat apel pagi di halaman Setda Kabupaten Pati. Jumat (4/10) yang merupakan minggu pertama di bulan Oktober seluruh pejabat struktural nampak terlihat gagah dan cantik saat mengenakan pakaian adat Pati saat apel pagi. Hal ini adalah tindak lanjut berlakunya Peraturan Bupati nomor 54 tahun 2019 tentang Penggunaan Pakaian Adat Pati.

Sudiyono selaku Asisten Pemerintahan Sekda saat diwawancarai tim Humas Setda Pati  mengatakan, sesuai Perbub nomor 54 tahun 2019 dan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah, para ASN diwajibkan memakai pakaian Adat Jawa Tengah setiap sebulan sekali. Untuk Kabupaten Pati sendiri, pakaian adat dikenakan setiap hari Jumat minggu pertama. 

"Hari ini adalah hari pertama Pemkab Pati melaksanakan Perbub itu dan bisa kita lihat tadi sudah melaksanakan apel dengan menggunakan baju adat Kabupaten Pati," ujarnya.

Asisten Pemerintahan menjelaskan, sesuai instruksi Bupati Pati untuk bulan Oktober pejabat struktural lebih dahulu melaksanakan Perbup ini. Sedangkan bulan November diikuti oleh seluruh staf. 
"Dan Insya Allah di tahun 2020 nanti bisa diterapkan di lembaga BUMD, instansi vertikal, dan perbankan," imbuh Sudiyono.

Terkait dengan UMKM, Sudiyono menuturkan Perbup ini akan membawa dampak positif bagi UMKM khususnya batik dan aksesoris pakaian adat.
"Pakaian adat ini identik batik khas Pati dan dengan adanya Perbub mau tidak mau semua pegawai, karyawan akan memakai pakaian adat. Dengan banyaknya pembeli tentu saja dapat membangkitkan usaha UMKM batik dan aksesorisnya di Kabupaten Pati," tandas Sudiyono. (SP/hms)
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>