,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Suarajournalist-kpk.id-Jakarta-Maraknya prilaku corrupt di tataran pejabat pemerintah semakin hari semakin memprihatinkan. Seakan Slogan Revolusi...
Sumenep, Suara Jurnalis KPK - KPK melakukan pengecekan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 37 pejabat di Provinsi Jawa Timur. Para...
Membuanan di dunia aktifis, Johan rumkorem meminta masyarakat ikut berperan penting untuk megawal Pemerintah daerah dan DPRP serta DPRD di...
26 Maret 2019 | Dibaca: 72 Kali
Kemendag Republik Indonesia Resmi Luncurkan Gelaran Indonesia Trade Expo 2019

Koran Suarajournalist-Kpk.id-Jakarta Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan gelaran ke-34 Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, pada 16-20 Oktober 2019 mendatang. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Arlinda menjelaskan, TEI tahun ini bakal disosialisasikan ke negara-negara mitra melalui kolaborasi antara Kemendag dengan seluruh perwakilan RI di luar negeri. 

"Untuk menyukseskan TEI 2019, tentunya diperlukan sinergi dan kerja sama yang erat dengan berbagai pihak," ucap Arlinda di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).Beberapa perwakilan yang telah ditugaskan oleh Kemendag di antaranya 23 Atase Perdagangan, 19 kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), 1 Konsul Perdagangan di Hong Kong, 1 Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEl) Taipei, dan 1 Duta Besar WTO di Jenewa.

Ia berharap, antusiasme calon buyer dalam TEI tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, TRI merupakan salah satu langkah strategis Kemendag untuk meningkatkan ekspor secara berkesinambungan dan memperluas diversifikasi pasar ekspor. Di samping itu, TEI juga merupakan ajang pertemuan business to business (B2B) terbesar di Indonesia sekaligus one stop business bagi buyer yang mencari produk Indonesia berkualitas tinggi dan berdaya saing. 

"Untuk itu, kita harus mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan TEl agar lebih baik dari sebelumnya," jelas Arlinda. Mengusung tema "Moving Forward to Serve The World", TEl 2019 akan menampilkan sejumlah produk dan jasa Indonesia pada zona produk potensial dan unggulan nasional. Beberapa di antaranya produk kuliner nusantara, produk lokal unggulan, produk premium dan kreatif, jasa dan produk manufaktur, produk makanan dan minuman, serta furnitur dan produk dekorasi rumah. 

Nantinya, setiap aula Expo bakal dilengkapi dengan area pelayanan buyer yang siap memberikan pelayanan kebutuhan bagi buyer selama berada di lokasi pameran. Pada tahun lalu, TEI membukukan transaksi sebesar 8,49 miliar dolar AS atau naik lebih dari 5 kali lipat dari target nilai transaksi TEI 2018 yang senilai 1,5 miliar AS. 

TEI 2018 juga mencatatkan jumlah pengunjung pameran sebanyak 33.333 orang dari 132 negara. Adapun ekspor nonmigas Indonesia selama 2018 mencapai 162,81 miliar dolar AS atau meningkat 6,35 persen dibandingkan tahun 2017. Capaian ini berhasil memenuhi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang ditargetkan sebesar 5-7 persen. "Kami optimistis bahwa hasil TEI 2019 akan berkontribusi besar bagi kinerja ekspor Indonesia baik jangka pendek maupun jangka panjang," ujar Arlinda. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>