,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
BIAK koransuarajournalist-kpk.id  komunitas masyarakat adat papua anti korupsi kampak papua ketika diwawancarai pada hari senin tanggal 07...
Biak, Suara Journalist KPK Kasus korupsi yang sekarang sedang mencuat di Kabupaten Biak Numfor hingga kini belum bisa diselesaikan oleh penegak...
Suarajournalist-kpk.id-Jakarta-Maraknya prilaku corrupt di tataran pejabat pemerintah semakin hari semakin memprihatinkan. Seakan Slogan Revolusi...
09 November 2018 | Dibaca: 402 Kali
Menteri Perdagangan Tegaskan Hasil Capaian TEI (Trade Expo Indonesia) 2018 Melebihi Target

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Menjelaskan Capaian TEI 2018

Jakarta - Penyelenggaran Trade Expo Indonesia tahun 2018 di International Convention Exhibition di Tangerang, Banten pada 24-28 Oktober lalu menunjukan hasil yang menggembirakan. Pasalnya pameran ekspor terbesar di Indonesia tersebut membukukan nilai transaksi sebesar USD 8,49 miliar atau senilai Rp 127,33 triliun.

Nilai ini meningkat lima kali lipat dibanding target yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar USD 1,5 miliar. Dengan hasil tersebut Pemerintah optimis mampu melampaui pertumbuhan ekspor nonmigas tahun ini yaitu sebesar 11 persen.

“Capaian ini semakin meningkatkan optimisme pencapaian target ekspor nonmigas 2018 sebesar 11 persen atau setara USD 169,82 miliar,” ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Mendag menjelaskan, transaksi yang terjadi selama TEI 2018 meliputi transaksi perdagangan, pariwisata, dan investasi. Transaksi perdagangan terdiri dari transaksi produk (barang dan jasa) sebesar USD 2,77 miliar.

Untuk transaksi produk meliputi transaksi perdagangan barang sebesar USD 1,456 miliar yang berasal penandatanganan kontrak dagang/MoU (USD 811 juta), transaksi di stan pameran (USD 507,26 juta), misi dagang lokal (USD 85,68 juta), business matching (USD 51,64 juta), serta kuliner dan pangan nusantara (USD 0,68 juta).

Sedangkan transaksi perdagangan jasa sebesar USD 1,31 miliar. Sementara itu, transaksi investasi dan pariwisata masing-masing berhasil membukukan nilai sebesar USD 5,55 miliar dan USD 170,5 juta.

Pada gelaran TEI kali ini negara dengan transaksi terbanyak adalah Arab Saudi sebesar USD 417,19 juta (30,45%); Jepang sebesar USD 142,75 juta (10,42%); Inggris sebesar USD 118,45 juta (8,65%); India sebesar USD 98,39 juta (7,18%); dan Mesir sebesar USD 80,46 juta (5,87%).

Sedangkan produk yang paling diminati adalah makanan olahan sebesar USD 434,51 juta (31,72%); produk kimia sebesar USD 143,36 juta (10,47%); minyak kelapa sawit sebesar USD 132,5 juta (9,67%); produk perikanan sebesar USD 64,45 juta (4,70%); serta kertas dan produk kertas sebesar USD 54,71 juta (3,99%), terang Mendag.

Untuk misi pembelian, selama penyelenggaraan TEI ke-33 terjadi kesepakatan dagang sebanyak 78 kesepakatan dengan total nilai kontrak sebesar USD 6,52 miliar. Nilai tersebut terdiri dari transaksi 
investasi, produk, jasa pariwisata, dan perjalanan ibadah. Nilai ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 231,87 juta.

Kesepakatan dagang tersebut berasal dari 29 negara yaitu Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, Belgia, Prancis, Austria, China, Belanda, Spanyol, Meksiko, Thailand, Chile, Singapura, Malaysia, 
Amerika Serikat, Filipina, Brasil, Inggris, Jerman, Mesir, Italia, Hongkong, Uni Arab Emirat, Irak, Jordania, Nigeria, Zimbabwe, Taiwan, Palestina, dan Jepang. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>