,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Jakarta, Suara Journalist KPK. Dugaan publik terhadap Rekayasa Laporan Keuangan BPD-NTT Tahun Buku 2020 yang disampaikan ketua umum LSM IIK Drs....
Ketua Umum Nasional Komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi "LSM.KAMPAK Papua" Dorus Wakum angkar bicara soal kejahatan terstruktur,...
Sekjen LSM Kampak Papua, Johan rumkorem  kepada awak Media,  meminta Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  segera...
25 Maret 2022 | Dibaca: 153 Kali
Pemuda Katolik Gelar Road to Rakernas Pemuda Katolik 2022: Sosialisasi Pertashop

Jakarta - Sebagai wujud menghadirkan energi berkualitas bagi seluruh masyarakat sekaligus mengembangkan serta menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah, Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar diskusi hybrid bertajuk "Road to Rakernas Pemuda Katolik 2022 yakni Sosialisasi Pertashop", Kamis 24 Maret 2022. Turut hadir 338 peserta yang merupakan kader Pemuda Katolik se Indonesia. Sosialisasi  ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rakernas Pemuda Katolik yang akan dilaksanakan pada 26 - 30 Mei  2022 di Manado, Sulawesi Utara.
 
Ketua Umum Pengurus pusat Pemuda Katolik Stefanus A. Gusma dalam sambutan di acara tersebut menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang luar biasa untuk berproses bagi  Pemuda Katolik. "Kita akan melakukan kick off sosialisasi Pertashop. Kita ingin membangun suatu pondasi baru, kemandirian organisasi", kata Gusma. Menurut Gusma, Pertashop  ini nantinya akan berkolaborasi dengan banyak mitra Organisasi. "Kita akan mengajukan kerjasama dengan pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Sehingga kader Pemuda Katolik kedepannya bisa bekerjasama untuk mendapatkan fasilitas sewa tanah desa dengan BUMDes dalam pemgembangan usaha," jelasnya.

Gusma juga mengingatkan bahwa sebagai pengusaha butuhkan kesabaran dalam menekuni bisnis ini. "Diperlukan kesabaran sebagai calon pengusaha baru agar nantinya perjalanan bisnis ini dapat dipahami dan dijalankan secara utuh", himbau Gusma. Gusma turut menekankan kemandirian organisasi dalam sosialisasi pertashop kepada para kader. "Harapannya, implementasi pertashop di daerah akan memperkuat kemandirian organisasi sebagai bagian dari penguatan kader di daerah. Kedepannya kita juga akan melaksanakan MoU dengan BRI dan BRI link sebagai bagian integral dari upaya penguatan bisnis dan kemandirian organisasi Pemuda Katolik" jelas Gusma.

Narasumber yang turut hadir Ketua PMO Tim Percepatan Implementasi Pertashop Kementerian BUMN, Agoosh Yoosran menambahkan Pertashop hadir karena  pemerintah ingin memberikan kesempatan luas kepada masyarakat, BUMDes maupun pengusaha lokal untuk menjadi lembaga penyalur BBM resmi berkualitas dan ramah lingkungan dari Pertamina. Untuk itulah Agoosh atau akrab disapa Eway mengajak berbagai pihak khususnya masyarakat ataupun calon mitra, untuk tak ragu mendirikan Pertashop di wilayahnya. "Persyaratan mendirikan Pertashop  lebih sederhana. Luas lahan Pertshop minimal 210 m2. Modal yang dibutuhkan untuk mendirikan satu unit Pertahsop mencapai Rp 300 juta," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Departemen Penataan & Distribusi Kader,Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa  menyebutkan bahwa sosialisasi ini menjadi titik permulaan bagi kader Pemuda Katolik untuk menekuni dunia bisnis sebagai bagian dari penguatan ekonomi kader. "Sosialisasi Pertashop ini sangat bagus untuk mengedukasi dan memunculkan jiwa bisnis di kalangan anak-anak muda Pemuda Katolik", pungkas Marcellus.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>