,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPN LP3 NKRI)...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta - Tiga hari lagi, tepatnya tanggal 1 1/4/ 2019 adalah 2 tahun Novel Banwedan aktivis anti korupsi yang juga penyidik senior KPK mencari...
  Jakarta Suara Journalist KPK. Tiga mantan pejabat PT Sinar Mas Group dieksekusi Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Klas I...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
10 April 2019 | Dibaca: 14 Kali
Prediksi Pergerakan Pemudik Angkutan Lebaran 2019

Jakarta -Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Transponasi Jalan dun Perkeretaapian melakuknn Survei Potensi Pemudik Angkutan Lebaran Tahun 2019 di wilayah Jabodetabek. Survei ini diselenggarakan untuk mengetahui potensi jumlah pemudik, penggunaan moda, pola perjalanan, biaya yang dihabiskan, preferensi tentang mudik gratis, sorta persepsi tentang pelayanan angkutan lebaran tahun sebelumnya. Metode yang digunakan 
adalah wawancara langsung dari rumah kc rumah kepada masyarakat (home interview) dan scbagai pelengkap juga dilakukan online survey. 

Berdasarkan survei yang telah dilakukan terhadap 7.762 responden rumah tangga, diprediksi bahwa populasi yang akan melakukan mudik pada tahun 2019 di wilayah Jabodctabek sebanyak 3.465 458 
rumah tangga, dengan total populasi pemudik sebanyak 14.901.468 orang atau 44,1% dari total penduduk Jabodetabek tahun 2018 sebanyak 33.759.549 orang. 

Berdasarkan hasil survei tersebut, daerah tujuan terbanyak pemudik dari Jabodetabek adalah kc wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.615.408 orang (37,68%), kemudian ke Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89%) dan ke Jawa Timur sebanyak 1.660.625 orang (11,14%). Tujuan Jawa 
Tengah terbanyak adalah ke Kota Surakarta sebanyak 642. (789 orang (4,31%), Semarang 563.881, orang (3, 78%), dan Tegal sebanyak 354.110 orang (2, 38%). 

Karakteristik penggunaan moda oleh para pemudik Jabodetabek yang terbanyak adalah menggunakan bus sebanyak 4. 459. 690 orang (30%), mobil pribadi sebanyak 4. 300. 346 orang (28, 9%), kereta api sebanyak 2.488. 058 orang (16, 7° 0), pesawat sebanyak 1 .411 .051 orang (9, 5%) dan menggunakan sepeda motor sebanyak 942.621 orang (6,3%), dan sisanya menggunakan moda lain. 

Kepala Badan Litbang Perhubungan Sugihardjo mengatakan, “Terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jika dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018, seperti Pesawat turun 0,2%, sepeda motor turun O,3%, dan mobil pribadi turun 0,9%. Sementara yang
mengalami kenaikan antara lain adalah kereta api kelas bisnis naik 0,2%, dan kereta api kelas ekonomi naik O,4%.” 

Pemilihan rute perjalanan merupakan faktor yang juga tidak kalah penting dalam melakukan perjalanan mudik lebaran yang juga ditanyakan dalam survey tersebut terhadap pengguna mobil maupun pengguna sepeda motor. Pemudik yang menggunakan mobil pribadi terbanyak yaitu 40% atau sekitar 399.962 mobil akan melalui T01 Trans Jawa, hal ini karena waktu tempuh hanya berkisar 10 jam tergantung volume kendaraan yang melewati rute tersebut. Namun, mengingat rute ini akan menjadi ruas utama yang akan dilalui pemudik, maka fasilitas-fasilitas yang ada perlu dilengkapi untuk mendukung kenyamanan pemudik seperti rest area, bengkel pom bensin dan fasilitas pendukung Iainnya. 

Pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagian besar yaitu 56,9% atau sebanyak 280.687 sepeda motor akan melalui jalan altematif. Oleh karena itu pemasangan perlengkapan keselamatan dan penempatan posko lebaran serta tempat istirahat di jalur altematif mudik sangat perlu jadi perhatian untuk keselamatan perjalanan para pemudik. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>