,
SUARAJOURNALIST-KPK.ID |NTT- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD),...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Biak- Ketua  Umum Nasional LSM.KAMPAK Papua Dorus Wakum menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI yang mana...
Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis malam (3/7/2020) turut menangkap ketua DPRD Kutai Timur, Encek U.R Firgasih. Encek...
Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menunjukkan Tajinya Kali ini KPK berhasil menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rangkaian...
07 Februari 2020 | Dibaca: 9884 Kali
Saldo Rekening Hilang di Bank BRI, Ramdhani: Alhamdulillah sudah ada pengembalian

Saldo Rekening Hilang di Bank BRI, Ramdhani: Alhamdulillah sudah ada pengembalian

Sempat merasa khawatir dan cemas terhadap saldo tabungannya senilai Rp13 juta rupiah yang hilang beberapa waktu lalu. Hari ini Jum'at (7/2/20) pihak Bank BRI mengembalikan saldo Ramdhani dengan nominal yang sama.

Jakarta, Suarajournalist-kpk.ID | Perasaan senang bercampur bahagia kini dirasakan oleh Ramdhani Harris setelah pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengembalikan uangnya sejumlah Rp13 juta yang sempat raib secara tiba-tiba beberapa waktu lalu dan diketahui pada 28 Desember 2019.

"Alhmdlh sudah ada pengembalian uang dengan nominal yg sama hilang hari ini. Saya sebagai nasabah sudah lega karena sudah ada pertanggungjawaban dari pihak bank." Kata Ramdhani melalui pesan singkat Whatsap, Jum'at (7/2/20).

Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Bank BRI, mengemukakan bahwa insiden saldo hilang ini terjadi akibat adanya Skimming pada kartu ATM milik Ramdhani.

Meski sempat dikecewakan dan dibuat khawatir oleh pihak bank namun saat ini dia mengaku lega dan tetap akan menjadi nasabah dari jasa perbankan ber-plat merah tersebut.

"insyaallah saya masih percaya dengan bank BRI dan akan melanjutkan tabungan saya di bank tersebut dengan catatan tidak akan terjadi lagi hal serupa". Ujar pemuda yang sehari-hari bekerja di Alfamidi Cibinong ini.

Perlu diketahui bahwa, Skimming adalah pencurian informasi dari kartu kredit dan debit atau dikenal dengan istilah Skimming ATM menjadi bahaya yang bisa menjerat nasabah perbankan.

Pengamat keamanan siber Vaksin.com Alfons Tanujaya mengungkap kejadian skimming ATM bisa bersumber dari dalam dan luar.

Dari dalam, artinya ada kebocoran database perbankan dan terjadi masif. Sementara dari luar artinya bisa terjadi skimming di mesin ATM atau skimming mesin EDC disertai kamera pengintip pin. Skimming ATM dilakukan dengan mengkloning kartu.

Sebelumya dikabarkan bahwa seorang pegawai Alfamidi bernama Ramdhani kesal lantaran saldonya sebesar Rp13 juta rupiah tiba-tiba hilang. Setelah melakukan pengecekan ternyata terjadi penarikan secara tidak wajar secara bertahap selama dua hari, kemudian Ramdhani bergegas melakukan laporan ke kantor cabang BRI Bojong Gede. Setelah menunggu selama 20 hari sesuai arahan dari customer servis, namun saldo tidak kunjung dikembalikan oleh pihak bank BRI.(red)

Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>