,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Jakarta, Suara Journalist KPK. Dugaan publik terhadap Rekayasa Laporan Keuangan BPD-NTT Tahun Buku 2020 yang disampaikan ketua umum LSM IIK Drs....
Ketua Umum Nasional Komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi "LSM.KAMPAK Papua" Dorus Wakum angkar bicara soal kejahatan terstruktur,...
Sekjen LSM Kampak Papua, Johan rumkorem  kepada awak Media,  meminta Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  segera...
11 November 2022 | Dibaca: 47 Kali
Semarak Hari Pahlawan Indonesia Center for Society and Culture (ICSC) Berkerjasama Dengan Komunitas Milenial Peduli Indonesia Pendekar Indonesia Gelar Diskusi Publik Terkait Hari Pahlawan

Semangat nilai-nilai kepahlawanan dalam sejarah perjuangan bangsa ini tidak akan pernah hilang. Bahkan harus berkembang dan bertransformasi seiring dengan modernisasi dan kemajuan jaman. 

Memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November. Indonesia Center for Society and Culture (ICSC) berkerjasama dengan Komunitas Milenial Peduli Indonesia Pendekar Indonesia menggelar diskusi publik terkait hari pahlawan melalui aplikasi zoometing.  Adapun topik yang dibahas dalam diskusi yang digelar pada hari Kamis  (11/11/2022) adalah "membangun  semangat kepahlawanan dalam ekonomi dan politik" 

Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut DR. Hendrawan Saragi Peneliti Ekonomi dan  Pengembangan Wilayah dan Niluh Putu Ary Pertami Djelantik atau yang akrab disapa dengan nama mbok Niluh Djelantik. Hendrawan Saragi selalu pembicara pertama pada diskusi tersebut menyoroti tentang peran generasi muda menteladani nilai-nilai pahlawan. "Kemerdekaan Indonesia diraih atas perjuangan para pahlawan maka sudah semestinya kita menghargai nilai-nilai kepahlawanan".

Pada setiap tanggal 10 Nopember kita merayakan hari pahlawan. Namun seringkali kita kurang memikirkan keunikan dan pentingnya kebebasan sebagai landasan berdirinya negara kita ujarnya.

Kita perlu menghormati komitmen perjuangan para pahlawan untuk kebebasan, mengejar kebahagiaan masyarakat, dimana hak orang lain tidak dicabut dan tidak dilanggar demi masa depan orang sebangsanya Para pahlawan mati membela nusa bangsa dan memberikan cahaya ucapnya dalam diskusi tersebut. 

Hendrawan juga menyoroti banyaknya angka kecelakaan di Indonesia. "angka kecelakaan di Indonesia cukup tinggi menurut data Data Korlantas Polri di tahun 2021 ada sebanyak 25.266 orang meninggal, meningkat 7,38% dari 23. 529 orang di tahun 2020. Jadi sepanjang tahun 2021 ada 70 orang meninggal setiap hari atau 3 orang setiap jam. Saya, anda atau orang yang anda cintai suatu hari nanti mungkin bergabung dengan daftar yang mengerikan ini. 

Banyaknya kecelakaan lalu-lintas juga membuat kita terpana, ada 103.645 kasus di tahun 2021 naik 3,62% dari 100.028 di tahun 2020. Jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan sebanyak 21.463 unit, 

terbanyak adalah sepeda motor 73% dan apekutan barang sebesar 12% ungkapnya. Salah satu penyebab kecelakaan adalah kondisi jalan yang rusak, hal ini perlu perhatian khusus agar anak bangsa tidak lagi menjadi korban kecelakaan. 

Selain itu ia juga menyoroti kemacetan di kota-kota besar di Indonesia, kemacetan itu membuat pemborosan disegala aspek. Dan yang tak kalah penting Hendrawan juga menyoroti hutang negara yang terus naik Kondisi utang negara kita Rp7.420,47 triliun per September 2022. Utang tersebut naik Rp708,95 trilliun (10,56%) dibandingkan September 2021 yang tercatat sebesar Rp6.711,52 triliun. 

Dibandingkan Agustus 2022 yang tercatat sebesar Rp7.236,61 triliun, utang pemerintah ini naik Rp183,86 triliun (naik 2,54%). 

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, anggaran untuk pembayaran bunga utang  Rp 441, 4 triliun, naik 35,5% dibandingkan yang tertuang dalam Perpres 98/2022. Kemenkeu merevisi angka yang sudah dibuatnya. Anggaran untuk pembayaran bunga utang sebesar 14,5% dari total belanja negara tahun 2023. 

Untuk itu Hendrawan juga mengajak generasi muda untuk mencitai negara Indonesia bahu membahu membangun negara Indonesia yang kita cintai.

Pembicara kedua yakni Niluh Djelantik menyampaikan tentang nilai-nilai perjuangan pahlawan. Bangsa yang mulia adalah bangsa yang manusianya bisa membedakan mana pelayan rakyat sejatinya mana yang bukan. 

Ia berharap generasi penerus yang punya prinsip, integritas, kejujuran, pekerja keras dan tulus mengabdi untuk negeri. Nilai-nilai perjuangan pahlawan nasional bisa kita representasikan dengan cara membangun negara ini dengan integritas dan kejujuran misalnya dengan taat membayar pajak dan tidak melakukan KKN. 

Acara diskusi yang menarik tersebut berlangsung selama 2 jam lebih. Acara ditutup dengan diskusi tanya jawab antara peserta dan pembicara. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>