,
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Jakarta, SuaraJournalist KPK | Visi, Misi, Program Nawacita Presiden  Joko Widodo dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 Tentang...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti-bukti baru dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
01 Maret 2018 | Dibaca: 440 Kali
Mohammad Nasir DJ Daimaroto Berhasil Raih Gelar Doktor

M Nasir usai resmi meraih gelar doktor di Universitas Borobudur Jakarta

JAKARTA, SuaraJournalistKPK | Anggota DPRD Kabupaten Buol, Mohammad Nasir DJ Darmaroto akhirnya meraih menggelar doktor dibidang Ilmu Hukum di Universitas Borobudur Jakarta. Ia berhasil mempertahankan disertasinya di depan tim yang terdiri dari Prof. Dr. H. Basir Barthos, Dr. H. Muhammad Faisal Amir, Prof. Dr. H. Faisal Santiago, SH, MM., Dr. Laude Rudita, SH, MH., Prof. Dr. Zainal Arifin Hoesin, SH, MH., dan Dr. H. Azis Budianti, SH, MS., Rabu, 28 Februari 2018.

Disertasi dengan judul "Pembentukan Peraturan Daerah (Perda)  Dalam mewujudkan Tujuan Otonomi Daerah (Studi Pembentukan Perda Kabupaten Boul Sulawesi Tengah" diselesaikannya dibawah bimbingan Prof. Dr. H. Faisal Santiago, SH, MM., dan Dr. Laude Rudita, SH, MH., selaku promotor. 

Dalam disertasi tersebut, ia memaparkan, sistem pemerintahan daerah di Indonesia merupakan sub- sistem dari sistem pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia yang mengimplementasikan prinsip Negara Hukum (rechts staat). Dalam pelaksanaan fungsi legislasi, DPRD dan pemerintah daerah memiliki kedudukan yang setara dan tidak ada yang lebih tinggi. 

"Peraturan Daerah (Perda) untuk penyelenggaraan otonomi daerah. Namun ironisnya, pada pembuatan Perda itu masih terdapat kendala antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga tujuan otonomi daerah tidak dapat dicapai dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," paparnya. 

Disertasi tersebut beranjak dari beberapa pertanyaan yang menjadi inti permasalahan yang kerap dihadapi. Pertama, mengapa peraturan daerah Kabupaten Boul tentang pendapatan daerah tidak dapat dilaksanakan dalam mewujudkan tujuan otonomi daerah? Kedua, apakah kendala yang ditemui dalam pembentukan Perda antara Kepala Daerah dan DPRD di Kabupaten Boul? Ketiga, apakah hubungan Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten Boul telah terjadi check and balance dalam pembentukan Perda?

Setelah beberapa pertanyaan yang diberikankan tim penguji kepada Moh. Nasir. DJ. Daimaroto dan dijawab dengan lancar dan tepat, maka Moh. Nasir. DJ. Daimaroto memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum dengan nilai sangat baik. Sebagai anggota DPRD, tentu saja Moh. Nasir. DJ. Daimaroto sibuk menjalankan tugas sebagai anggota dewan. Namun, ia berhasil menyelesaikan doktoralnya dalam waktu yang normal. 

"Kita sekolah ini bukan sekedar ikut-ikutan mendapat gelar tapi bagaimana meningkatkan sumber daya dan meningkatkan pengetahuan agar dalam perkembangan dunia sekarang ini menambah sumber daya yang baik. Dengan saya meraih predikat doktor ini, Insya Allah segala kemampuan dan ilmu yang saya miliki akan saya persembahan untuk negeri saya tercinta Kabupaten Boul," ungkap suami Zakiah Mahmud ini. 

Ia mengucapkan terimakasih kepada para sahabat, saudara, dan keluarganya yang telah mensuport selama menempuh pendidikan doktoral. Menurutnya, semangatkanya menyelesaikan pendidikan S3 adalah untuk memajukan dan memicu saudara, teman, adik, dan anak-anaknya untuk menuntut ilmu tanpa mengenal batas usia dan kesibukan. 

"Kenapa, karena menuntut ilmu ini penting sekali, karena menambahkan sumber daya yang ada pada kita, sekaligus kita mengikuti perkembangan zaman ini. Kita harus memiliki landasan pengetahuan dan landasan ilmu yang baik, sehingga kita bisa menjadi orang yang terbaik. Apa lagi, yang namanya pendidikan itu untuk kebaikan semua orang," menurut putra dari pasangan almarhum Jahidin Daimantiro dan almarhumah Seha A. Nanu ini.

Laporan: Anna Yulend
Berita Lainnya
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>