,
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Suarajournalist-kpk.id-Jakarta-Maraknya prilaku corrupt di tataran pejabat pemerintah semakin hari semakin memprihatinkan. Seakan Slogan Revolusi...
Sumenep, Suara Jurnalis KPK - KPK melakukan pengecekan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 37 pejabat di Provinsi Jawa Timur. Para...
Membuanan di dunia aktifis, Johan rumkorem meminta masyarakat ikut berperan penting untuk megawal Pemerintah daerah dan DPRP serta DPRD di...
26 Maret 2019 | Dibaca: 40 Kali
Peduli Kesehatan Kemenrisetdikti Gelar Acara Bincang Kesehatan “Resolusi Sehat Jauh dari Stress di Awal Tahun”

Koran suarajournalist-kpk.id-Jakarta - Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir AK, Ph.D membuka acara Health Talk “Resolusi Sehat Jauh dari Stress di Awal Tahun” bersama Dr. H. Agus Ali Fauzi di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta. Selasa (3/26). Acara tersebut di gelar sebagai bentuk kepedulian kemenrisetdikti kepada dunia kesehatan. Kami ingin semua masyarakat indonesia sehat hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yaitu GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) ujarnya dalam pembukaan acara tersebut.

Sementara nara sumber dr. H. Agus Ali Fauzi PGD Pall Med menjelaskan dengan berpikir positif, senyum, sabar dan ikhlas, rupanya dapat membuat kita terhindar dari penyakit mematikan seperti stroke, diabet dan hipertensi. 

Pendapat itu ia sampaikan saat menjadi nara sumber utama dalam Acara Resolusi Sehat awal tahun yang di gelar kemenrisetdikti Menurut Agus, ada tiga hal yang mengancam kesehatan. Yakni hati, kebiasaan dan makanan.“Hati mempengaruhi kesehatan sebanyak 70 persen, baru kemudian sisanya 10persen untuk kebiasaan dan sekitar  20 persen untuk makanan, Aspek hati ini dijelaskan Agus meliputi aktifitas yang dilandasi pikiran positif. Seperti senyum, sabar, ikhlas, dan banyak bersyukur.
“Bersedekahlah dengan senyum, menajaga hati dengan sabar dan ikhlas akan sangat membantu kita terhindar dari stroke, diabet dan hipertensi. Selanjutnya dengan istirahat yang cukup, asupan gizi yang cukup dan rutin berolahraga, “ kata dia.

Dia menjelaskan, dengan kita tersenyum ikhlas, membahagiakan hati, hidup kita akan lebih bergairah dan semangat. sejumlah hormon akan meningkat.
Selain itu, secara ilmiah, aktifitas positif ini menurut dia bisa menaikkan hormon endorphin.Senyawa kimia yang diproduksi saat kita tertawa bahagia ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu lemak baik atu HDL meningkat, T-lymphosit sel meningkat, dan NK-cell meningkat. Di lingkungan pekerjaan, dia sangat menyarankan untuk merubah berbagai sikap negatif. Dari mengejek menjadi mengajak, dari menghujat menjadi mendekat, dan dari destruktif menjadi inovatif.
Ia meminta semua pihak mengembangkan kultur santun, suka menolong, jujur, kerja keras dan taat aturan. Bekerja dengan tangan itu baik, bekerja dengan tangan dan pikiran itu jauh lebih baik, tapi bekerja dengan tangan, pikiran dan hati akan menghasilkan yang terbaik.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>