,
Sungguh tragis Rekayasa Laporan keuangan yang terjadi pada BUMN dan  perusahaan terbuka (Tbk) yang listed dibursa saham seperti pada  PT....
Menjadi tanggung jawab Direksi, menyajikan laporan keuangan yang sesuai prinsip dan standar akuntansi yang diterima umum, merupakan kewajiban yang...
Aksi demonstrasi Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) di kantor pusat Bank Rakyat indonesia dan gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 15...
Sekjen LSM Kampak Papua, Johan rumkorem  kepada awak Media,  meminta Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  segera...
Lsm kampak papua minta KPK melakukan Supervisi terkait dugaan korupsi APBD biak Ta 2016-2020 yang ditangani kejaksaan tinggi papua. Aktifis anti...
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PT Java Orient Property Dandan Jaya Kartika menjadi tersangka kasus suap izin...
14 September 2022 | Dibaca: 27 Kali
Diskusi Publik KNPI Mengenai Kenaikan harga BBM

Jakarta 
Keputusan pemerintah melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memang tak dapat dihindari dalam rangka mengantisipasi dampak negatif lebih besar yaitu krisis dan bangkrutnya APBN, seperti yang dialami Amerika Serikat di mana likuiditas keuangan mereka terganggu hingga terjadi inflasi yang tidak terkendali.

"Subsidi energi yang selama ini diberikan pemerintah sering tidak tepat sasaran sehingga banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat golongan menengah ke atas," kata Faozan Amar, Staf Khusus Menteri Sosial RI dalam Diskusi Publik dengan tema "Penyesuaian Harga BBM dan Dampak Pengalihan Subsidi" di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (14/09).

Tak cuma itu, lanjutnya, keinginan pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM tentunya didasarkan pada banyak pertimbangan. Bukan sekadar menjaga stabilitas APBN, tapi juga untuk memacu kesejahteraan masyarakat (public spending) dan kesiapan dukungan anggaran bagi penyelesaian masalah lainnya.

Selain itu, menurut Faozan, upaya pemerintah dalam menyesuaikan harga BBM agar beban subsidi dapat dialihkan secara langsung untuk masyarakat miskin yang benar-benar membutuhkan dalam bentuk bantuan sosial, bantuan langsung tunai, fasilitas kesehatan, serta pendidikan. 

"Dan yang paling penting, Sasaran dari penyesuaian harga BBM adalah kemaslahatan dan kebaikan bagi rakyat, terutama yang paling membutuhkan. Dengan demikian, BBM bersubsidi yang selama ini masih banyak digunakan konsumen yang tidak berhak dapat dihindari," pungkasnya. 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>