,
SUARAJOURNALIST-KPK.ID |NTT- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD),...
Jakarta, Suara Journalist KPK | Pengaduan dugaan tindak pidana  keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Sekda selaku Atasan PPID...
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
SUARAJOURNALIST-KPK.ID | Biak- Ketua  Umum Nasional LSM.KAMPAK Papua Dorus Wakum menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI yang mana...
Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis malam (3/7/2020) turut menangkap ketua DPRD Kutai Timur, Encek U.R Firgasih. Encek...
Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali menunjukkan Tajinya Kali ini KPK berhasil menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rangkaian...
24 Desember 2019 | Dibaca: 527 Kali
Kades Terpilih Desa Jrahi, Miko : Kemenangan Bukan Hasil Akhir

Postingan Miko Adi Setyawan, A.MA.PR, Calon Kepala Desa Terpilih

PATI - SuaraJournalist-KPK.ID | Pemilihan kepala desa Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati telah usai digelar dan berhasil mendapatkan pemimpin baru ditanah Pancasila itu.

Ya.. nama Miko Adi Setyawan, A.MA.PR muncul sebagai pemenang dalam Pilkades tersebut “mengangkangi” suara kandidat nomor urut 1, Surani dengan perolehan suara sebanyak 365. Sedangkan kandidat nomor urut 2, Salim hanya selisih tipis yakni 680. Sedangkan Miko kandidat nomor urut 3 mendapat suara 683.

Selisih tipis memang, Miko unggul 3 suara diatas Salim. Namun patut diapresiasi bahwa dalam pelaksaannya hingga penghitungan suara selesai, desa Jrahi tetap aman dan kondusif. Bahkan pihak yang kalahpun dapat legowo menerima kenyataan. Karna memang pada setiap kompetisi harus ada yang menang dan kalah.

Kemenangan bukan hasil akhir. Begitu kata pemuda yang sudah lama malangmelintang berkarir baik diluar maupun dalam negeri, mengunggah postingan di akun media social pribadi miliknya.

“Tapi ini adalah suatu beban dan tangung jawab besar bagi saya untuk mgemban amanah dari rakyat desa jrahi yang mempercayai saya untuk memimpin dan melayani masyarakat jrahi”. Tulisnya seperti dikutip SuaraJournalist-KPK.ID di akun Micho Adhee, Selasa (24/12/19).

Dalam postingan yang diunggah pemuda 30 tahun ini juga menyinggung masalah persatuan pasca terselenggaranya pesta demokrasi berlangsung.

“ ini adalah tantagan dan awal dari perjuagan saya untuk mewujudkan desa Jrahi yang maju dan sejahtera. Kita yang sempat terpecah-pecah sudah saatnya merapatkan barisan untuk memaksimalkan perubahan di desa jrahi.” Lanjutnya.

Dalam postingan yang diunggah pada Selasa, (24/12/19) juga menyertakan foto Masjid Istiqlal yang menurutnya menggambarkan makna dari sebuah Pancasila.

“Foto di bawah ini megambarkan indonesia yang menjujung tingi Pancasila. Dan desa jrahi adalah Indonesia kecil menyandang gelar desa Pancasila.” Katanya.

Seperti yang kita ketahui Bersama bahwasannya desa Jrahi memiliki tiga agama yang berbeda, yakni Islam, Budha, dan Kristiani. Meski begitu warga disana dapat hidup rukun dan saling menjaga toleransi satusama lain.

“Mari kita tujukan bahwa kita memang bisa menghargai perbedaan dan kerukunan harga mati di desa Jrahi Sakpore (Jrahi Luar Biasa - red). Kita buat desa Jrahi yang benar2 sakpore dan bisa kita bagakan. Karna saya sendiri tidak bisa melakukanya tapi bila kita bersama satu komando satu tujuan saya yakin dan pasti bisa untuk membuat desa jrahi benar2 sakpore”. Tutunya dengan menyertakan emoji 🙏🙏🙏💝💝💝. (red-BW)
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>