,
Papua, SuaraJournalist-KPK | Menjelang 18 Tahun Otsus diberlakukan di Provinsi Papua, tidak efesien untuk mengatasi atau mengurangi berbagai...
Jakarta, Suara Journalist KPK - Sesuai prosedur sebelum dilakukan jual beli tanah PPAT menerangkan langkah - langkah dan persyaratan yang diperlukan...
Jakarta, SuaraJournalist KPK | Visi, Misi, Program Nawacita Presiden  Joko Widodo dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 Tentang...
Jakarta-Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam semua aspek kehidupan...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti-bukti baru dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh...
Jakarta, SuaraJournalist-KPK.ID | Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
03 September 2018 | Dibaca: 79 Kali
Jakarta Eat Festival, Ajang Bertemunya "Tradisional" dan "Kekinian"

Merupakan suatu misi FeminaGroup sebagai salah satu grup media terbesar dan tertua untuk mengangkat beragam isu terkait makanan.  Ini ditunjukkan dari adanya resep-resep di majalah Femina dan buku resep Primarasa yang selalu diuji di Dapur Uji Femina, hingga ke berbagai aktivitas kuliner.
 
“Di atas meja makan, kerabat, teman, dan obrolan bertemu,” ujar CEO & President Director Femina Group, Svida Alisjahbana, mengenai tak terpisahkannya makanan di dalam keseharian kita.
 
Selama 4 hari (30 Agustus-2 September 2018) di Gandaria City, melalui Jakarta EAT FESTIVAL (JEF), Femina Group mengajak food lovers untuk merayakan Kota Jakarta yang menjadi poros dari segala tren makanan di Indonesia. Sejumlah home industry hingga rumah makan yang menyemarakkan keberagaman kuliner ibu kota, juga adalah magnet wisata yang patut dirayakan. Femina Group melakukannya setelah mantap menjadi penyelenggara Jakarta Fashion Week (JFW) di tahun ke-11 di Kota Jakarta.
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik acara JEF ini karena menampilkan konsep berbeda dengan festival kuliner yang ada. Dimana kekuatan event ini adalah melibatkan banyak artisan, kaum muda pelaku industri yang adalah kaum millenials. “Platform digital menjadi kekuatan promosi JEF, adalah tepat karena the more digital the more personal, the more digital the more global. Global artinya mempopulerkan kuliner dan destinasi kuliner keseluruh dunia melalui digital media. Ini sejalan dengan strategi yang sedang dilakukan Kemenpar dalam mengembangkan destinasi wisata kuliner”, ujar Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya.
 
“Karena kami melihat konsep event kuliner ini berbeda dengan event kuliner lainnya yang sudah sering diadakan, dimana JEF bukan seperti bazaar – bazaar makanan pada umumnya, tapi JEF ini mengemas event kuliner dengan cara berbeda serta mempunyai visi untuk membawa kuliner kreasi Indonesia ke level yang lebih bergengsi, serta dilengkapi juga dengan adanya diskusi bersama para pakar F&B, food creator yang telah sukses dibidangnya masing-masing selama event berlangsung.
 
Dan yang terpenting tentunya penyelenggara event JEF ini adalah Femina Group, dimana kami juga semakin yakin bahwa konsep event akan berjalan sesuai dengan apa yang dipresentasikan kepada kita, sehingga bukan sekedar bagus di proposal namun implementasi di lapangan akan jauh lebih bagus karena dihandle oleh tim – tim dari Femina Group yg sudah sangat mengerti dan berpengalaman dalam mengkreasikan dan mengeksekusikan exclusivitas suatu event”, ujar GM Gandaria City Mall, Lili Mulyadi.
 
Tak ingin menjadikan festival ini sekadar tempat jajan, JEF ingin menciptakan panggung bagi sosok hingga komunitas bermisi positif untuk berbagi suara. Bagaimanapun, JEF dimotori oleh perusahaan media yang menjadikan edukasi sebagai garda terdepan. Edukasi dikemas menghibur, sesuai segmentasi target pengunjung: Konsumen gaya hidup. 
 
Dibangun dua area untuk memfasilitasi misi JEF:
 
Dua Food Tent
Di VIP Parking, mewadahi42 tenant produk gourmet, tableware, hingga sayur organik. Juga hadir tiga komunitas di tiga tenant yang akan melakukan meet & greet: Upload Kompakan (160k), Cookpad – Indonesia (79,9k), dan Jakarta Berkebun (11,6k). 
 
Dapur Uji Cooking Theater
Edukasi hadir lewat diskusiparagame changer. Area Piazza di lantai dasar (semi outdoor) diubah menjadi panggung workshop, demo, hingga talk show. Hadir William Wongso, chef Ragil Wibowo, pastry chef Handi Mulyana dari Australia, Hiang Marahimin (food writing expert), hingga chef Fernando Sindu. Ada pulatalk showdari foodpreneurdi belakang Roti Nogat, Fedwell, Dough Darlings, hingga Gelato Secrets.
 
JEF diselenggarakan atas kerjasamanya dengan Gandaria City, Modena Indonesia, Asabi Greenhouse, dan Brotherwood. JEF didukung oleh Kementerian Pariwisata RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
 
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 – 0856 9018 509
>