,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
01 Oktober 2023 | Dibaca: 2957 Kali
Diduga Korupsi Dana Hibah Sidang Sinode GKI Di Waropen Rp 8.5 Milyrd, Masyarakat Mendukung Kejati Papua Dan Kejari Yapen Priksa RYR

Suarajournalist - Korupsi sudah masuk ke rumah Tuhan, Kejari Yapen harus memberi efek jerah, apalgi ini dana Hibah gereja, jadi harus diberi sangsi hukum hingga pelaku kejahatan di pidanakan, tandas aktifis anti korupsi johan rumkorem melalui rilisnya.

Aktifis anti korupsi ini menambahkan, jujur, sebagai umat kristen yang percaya Tuhan Yesus, saya takut sekali kalau pakai nama Tuhan lalu dananya dikase habis, tapi heran, masih ada orang yang berani mengatasnamakan Rumah Tuhan untuk mencari keuntungannya, saya kira sudah tertulis dalam Firman Tuhan, Apa yang kaisar punya, berikanlah kepada kaisar, apa yang Tuhan punya, berikanlah kepada Tuhan, tapi kenyataan zaman sekarang, kaisar dan Tuhan punya dia makan semuanya, tutur johan dengan sedih.

Johan menjelaskan, kami sendiri saja tidak tau kalau ada dana hibah gereja yang diduga diselewengkan oleh Plt Kepala BPKAD YRY di waropen, tapi tiba-tiba kami bisa menmukan Modus-modus operandi yang di curigai memanfaatkan jabatanya untuk menyelewengkan dana hibah gereja untuk kegiatan sidang sinode di waropen, kami yakin bahwa sudah ada unsur-unsur pidananya makanya kami laporkan, dalam modus yang kami dapatkan, RYR bukan ketua Panitia sidang sinode GKI ke VXIIII di waropen,  tapi yang menjadi ketua Panitia Sidang Sinode adalah Bupati Waropen YB, catat johan.

Sembari johan menjelaskan pula, yang anehnya, kenapa dana hibah ini tidak masuk melalui rekening Panitia Sidang sinode, tetapi langsung dicairkan secara tunai di bank, dan diambil oleh Plt Kepala BPKAD sendiri, inikan menabrak aturan, itu tidak boleh, ada mekanisme penyaluran dana hibahnya, harus dananya direalisasikan melalui rekening panitia, bukan diambil secara tunai di bank. 

pencairan ini dicairkan secara tiga tahap, tahap pertama  melalui SP2D nomor 0316/SP2D-BIjwajib mengikat/4.03.1.1/DAU/V/2021 dicarikan secara tunai kepada RYR  sebesar Rp 2.000.000.000,00, ada kwitansinya, tahap kedua SP2D bernomor 0346/SP2D-BIjwajib mengikat/4.01.3.1/DAU/VI/2021 sebesar Rp 1.500.000.000,00, ada kwitansinya juga, dan tahap ketiga SP2D bernomor 0850/SP2D-BIjLS mengikat/4.01.3.1/DAU/XI/2021 dengan nilai Rp 5.000.000.000,  pembayarannya juga sama dengan tanda tangan kwitansi di bank secara Tunai  dan uangnya  di serahkan langsung kepada RYR,  jadi total dana yang diambil sebesar Rp 8.5 milyard, dana ini tidak masuk melalui rekening panitia sidang sinode, tapi diambil secara tunai, makanya kami malaporkan secara resmi kepada Kasipidsus Kejaksaan negeri Yapen untuk dapat ditindak lanjutin karena kami menduga rumah Tuhan digunakan sebagai pencucian uang, tutur johan.

Yang lebih aneh lagi, kata johan, masa tukang banguna gereja saja belum dibayar upahnya katanya tidak ada uang, ini yang dibilang rakus, tegas johan. Na, dengan adanya dugaan  korupsi dana hibah gereja yang ada, maka kami minta ketegasan langsung kepada Kejaksaan Tinggi papua untuk mendesak Kejari Yapen segera priksa Plt Kepala BPKAD kepulauan Yapen, saya kutib beberapa ayat Firman Tuhan supaya kita yang bekerja di tanah papua ini harus dengan jujur, 
Janganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar. Ulangan 16:19

Para pemimpinmu adalah pemberontak dan bersekongkol dengan pencuri. Semuanya suka menerima suap dan mengejar sogok. Mereka tidak membela hak anak-anak yatim, dan perkara janda-janda tidak sampai kepada mereka. Sebab itu demikianlah firman Tuhan, TUHAN semesta alam, Yang Mahakuat pelindung Israel; Ha, Aku akan melampiaskan dendam-Ku kepada para lawan-Ku, dan melakukan pembalasan kepada para musuh-Ku. Yesaya 1:23-24, tutup johan.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>