30 Juli 2025 | Dibaca: 1802 Kali
MariYo Siap Menang 77% di Biak Numfor
"Johan Rumkorem", Peta Politik di Biak Berubah, MariYo Siap dilantik.

Biak, Suara Journalist KPK. Kemenangan Mariyo sudah di depan mata, kata Johan Rumkorem selaku Kordinator akar rumput masyarakt di kabupaten Biak Numfor, Senin, (28/7). Kata Johan Rumkorem melalui rilisnya, PSU kali ini kami target penuh pasangan Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen alias MariYo menang mutlak 77% di Biak, jika lebih dari itu kami bersyukur, ungkapnya.
Ia mengatakan pula, peta politik kali ini di Papua beda dengan pemilihan sebelumnya karna partisipasi pemilih menurun, tapi kami akan faigth dengan gaya kami sendiri untuk memenangkan MariYo, kami sudah tau peta politik di Biak, dan karakter pemilih pun kami sudah tau, jadi tidak ada yang baru bagi kami, tandasnya.
Johan menambahkan, beberapa Minggu lalu memang isu agama kencang, tapi kami pastikan di lapangan hanya oknum-oknum saja yang memanfaatkan kepentingannya untuk memenangkan Paslon nomor satu, tapi masyarakat sudah mengerti, malah masyarakat lebih cerdas karena selama ini mereka dapat bantuan dari Pemda, jadi mereka sudah paham.
Katanya lagi, saya bersama Wagub Propinsi papua Aryoko Rumaropen mengunjungi kepulauan aimando dan Padaido, ada 13 kampung di Aimando, dan ada 11 kampung di Padaido, masyarakt senang justru ada calon gubernur yang langsung datang ke kampung-kampung jadi dua distrik ini siap bungkus suara 100% untuk MariYo, tuturnya.
Sembari Johan menegaskan, presentasi kami di lapangan 77% adalah hasil dari turun lapangan, kami pastikan isu -isu akar rumput, ternyata kami punya gambaran soal kemenangan sudah mencapai maksimal, tetapi itu tadi, partisipasi pemilih jika efektif maka kami memperoleh hasil 77%, tapi kalau tidak efektif kami bisa mencapai 63%, itu dilihat dari hasil tatap muka dari kampung ke kampung, kami tidak mobilasis masyarakt seperti yang dilakukan oleh Paslon lain, tapi kami turun dari kampung ke kampung tatap muka biar mereka mendengar langsung visi misi dari calon tersebut, itu jauh lebih efektif di bandingkan dengan mobilisasi masa, tutupnya.