10 Januari 2025 | Dibaca: 1848 Kali
Kondisi Jalan Rusak Parah yang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Lakukan Aksi Demo Spontanitas

Pati, Suara Jurnalis-Koran Pemberita Korupsi(sj.kpk) - Belakangan ini warga masyarakat khususnya Kecamatan Dukuhseti merasa resah dan geram akan kondisi jalan raya Tayu-Puncel yang semakin rusak parah disaat musim penghujan. Alhasil warga lakukan aksi demo spontanitas,sebagai bentuk aspirasinya kepada pemerintah agar segera cepat mungkin memperbaiki jalan.
Ini bukan aksi demo yang direncanakan, ini aksi demo spontanitas, mengingat parahnya jalan raya Tayu-Puncel yang sudah tidak lagi nyaman untuk dilalui," keluh warga yang tidak mau disebutkan namanya. Kamis(9/1/2025)
Hal ini pun membuat warga geram, ditambah dengan hilir mudik truk tambang yang kian memperparah kondisi jalan. "Ditambah lagi truk dump yang bermuatan batu yang masih lalu lalang dengan muatan over dimensi overload, menambah jalan semakin parah, sehingga warga masyarakat geram dan secara spontan menutup jalan agar truk dump yang melintasi jalan tau diri. Sejumlah batu besar sempat menghiasi ruas jalan yang rusak tersebut. Diketahui, peristiwa ini dilakukan saat warga demo di depan Gedung Haji Dukuhseti, turut Desa Alasdowo. Disaat itu ada yang menumpahkan 1 rit batu di jalan, tepatnya di Jalan Tayu-Puncel Dukuh Sepande Desa Dukuhseti.
Alhasil terjadi kemacetan, lantaran kendaraan roda empat susah untuk melintas ruas jalan tersebut. Imam Sukarji, warga Tendas Kecamatan Tayu yang kebetulan lewat jalur tersebut sempat berhenti, karena sejumlah kendaraan dari arah utara dan selatan juga terhenti. Ia mengaku, tidak tahu siapa yang menaruh batu-batu besar di tengah jalan tersebut,"ungkapnya.
Masyarakat berharap kepada pejabat ataupun pemerintah di Bumi Mina Tani agar memperhatikan keluh kesah warga yang melintasi jalan dengan kondisi yang rusak parah agar secepatnya diperbaiki supaya aman dan nyaman juga tidak membahayakan pengguna jalan.
Terkait permasalahan ini, Polsek Dukuhseti tak bisa berbuat banyak, truk Dump yang lalu Lalang lewat didepan kantornya seaakan dibiarkan lewat begitu saja tanpa adanya teguran kepada pihak pengelola tambang. Truk Dump tersebut melebihi tonase yg ditentukan, hingga mengakibatkan rusaknya jalan tersebut, dan tak kunjung ada perbaikan.
"Mana suaramu anggota dewan terhormat, suara rakyatmu tak kau dengar......!!!" pungkas warga yang geram. (tim ivg.sj-kpk)