21 April 2026 | Dibaca: 49 Kali
Pengelolaan Pasar pasar Tradisional di kota Cirebon dikelola baik oleh PERUMDA Pasar kota Cirebon dan kestabilan harga komoditi/sembako paska Hari Raya Idul Fitri 1447 H. /2026 M. Tak ada kelonjakan

Cirebon Suara Journalist KPK. Persediaan Komoditi sembako dan kebutuhan masyarakat, di pasar pasar tradisional kota Cirebon khususnya , dan ditempat lain yang dikelola oleh perorangan di toko dan swalayan, swasta, masih aman tak ada kekurangan stok dan kekhawatiran , termasuk tidak ada kenaikan harga komoditi tersebut, dikatakan Winda Meliyana, PLT. (pejabat) PERUMDA Pasar kota Cirebon.
Menurut Ibu Winda lagi berdasar laporan dan pengelolaan pengurus pasar yang di bawah naungan kita, melaporkan di para penjual komoditi tuk sembako yang ada di pasar pasar tradisional, stok melimpah seperti di pasar induk Jagasatru, yang aktipitas ya 24 jam buka . Selalu Fresh dijualny, mereka para pedagang masih menjual komoditi, dengan harga pokok yang standar, atau tak ada kenaikan signifikan, begitupun dengan harga harga komoditi yang lain/tuk sembako lainnya, kecuali cabe setan dan segala jenis cabe yang naik harga tembus capai di Rp 120.000,- yang banyak diburu, seperti beras, telor, minyak goreng , bumbu bumbu dll. Stabil.
Setela /paska Idul Fitri 1447 H/2026 M. ini tak ada keresahan di masyarakat , kalau ada kami sigap langsung turun atasi kestabila /keadaan pasar, cek langsung dan apalagi kita akan mendekati Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei mendatang, di harapkan ada kestabilitasan harga yang wajar.
Mengenai target penyetoran kepada Pemda kota Cirebon melalui badan/dinas terkait, lancar dan dibilang dan laporan kami pengelolaan pasar pasar di kota Cirebon, cukup bai , target kami selalu mendekati, sesuai harapan . Walau situasi dan kondisi fluktuatif ya. Daya beli masyarakatnya . Dan adanya saingan dalam penjualan yang jenis komoditi sama . ( Rico )