13 Maret 2026 | Dibaca: 2043 Kali
Proyek Turap 2 Milyar lebih dibiarkan tidak diperbaikki.
Poto hasil pekerjaan Turap Parit Tokaya.
Kabar,”Kota Pontianak” Hingga berita ini diterbitkan” diduga kontraktor dilindungi pihak Dinas PUPR Kota Pontianak, Bidang SDA dalam peoyek Perkuatan Tebing yang dikerjakan terindikasi asa-asallan.
Pada penggunaan APBD TA, 2025, Kegiatan Pembangunan Perkuatan Tebing,Pekerjaan Belanja modal Saluran Pembuang Pasang Pasang Pontianak Selatan Lanjutan.
Dalam Kontrak Kerja, No.06/PPK/SP/PEM/TURAP/BABEL/PUPR.SDA/APBD/2025,tanggal Kontrak 22 September 2025,dengan nilai sebesar Rp. 2.700.000.00,-Penyedia Jasa CV.SIMAS, yang beralamat jl. Sungai Raya Dalam” Perum Bumi Batara.1 No. B.79. Kab Kubu Raya, dalam jangka waktu pelaksanaan 101 Hari Kalender, diawasi CV.CATRA NIRWANA CONSULTANK.
Diduga pelakasanaan pekerjaan dilapangan Asal-asal menjadi Piral dimedia fb maupun tik tok; diteruskan pada kasi SDA, Adr, menyampaikan ini sudah lama dan masih dalam masa perawatan, juga menampilkan Vidio masa perbaikan.
Seperti apa yang disampaikan dalam pesan masih banyak yang titik berongga yang mengaga pada turap. Dikatakan Adr bahwa tidak ada masalah.
Menurut pandangan”Totas dari LIRA bidang Investigasi menekan masalah proyek seperti ini yang nilainya sudah milyaran rupiah hasil fisiknya tidak sesuai, ini sudah sangat jelas cara kerjanya tidak main tancap saja.
Sekalipun seperti ini mesti dilakukan perbaikan jangan dibiarkan. Bila kasi bidang SDA mengatakan turap yang tidak sesuai itu lebih cendrung berongga besar tidak ada masalah kita berharap para yang mempunyai kewenangan seperti Inspektorat, BPK perwakilan daerah untuk terjun lansung mengecek kelapangan.
Disamping itu tambah Totas, dalam menggunakan keuangan negara juga mesti melibatkan para penegak hukum untuk membuktikan ada dan tidaknya unsur yang berkepentingan maupun kerugian keuangan Negara biar jelas. Ungkap Totas.
“Totas menekankan saat ini masyarakat berharap penggunaan keuangan pemerintah mesti menghasilkan kwalitas yang baik,untuk pembangunan agar kedepannya tidak terjadi pemborosan keuangan pemerintah.
Mengakhiri keterangannya” pekerjaan Turap parit Tokaya pentianak selatan ini sudah sangat jelas adanya dugaan dinas PUPR kota Pontianak lebih memperhatikan pihak pelaksana dari pada memperhatikan keuangan Negara.
Apa saya katakan demikian, biasanya seusai masaa kontrak kerja, ditambah dengan masa pemeliharaan selama satu bulan untuk perbaikkan apa bila ada kerusakan-kerusakan yang mesti diperbaiki, kenyataannya ini sudah masuk bulan ketiga semenjak masa berakhir kontrak kondisi fisik Turap rongganya sungguh luar biasa.
Bila sudah diperbaikki terbukti sampai hari ini masih dalam kondisi berongga besar. Jadi sangat jelas pihak yang berwenang untuk menyikapi dan terjun kelapangan untuk meninjau lansung.(YN.)