14 April 2023 | Dibaca: 2457 Kali
Standar Ketebalan Asapal Lapen jalan/ Gang dipertanyakan. Di-duga oknum Dewan ikut Bermain Proyek.

KALBAR, Suara Journalist KPK
Infestigas, serta keterangan, yang didapat, terindikasi adanya dugaan kejanggallan dalam pelaksanaan proyek pembangunan pemerintah kota Pontianak.Dalam pekerjaan fisik yang mempergunakan Anggaran tahun 2022 penyedia jasa terkesan tidak memasang plang nama, sedangakan dalam kontrak kerja diwajibkan.
"Dari beberapa pekerjaan yang didapat mengarah pada dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman kota Pontianak.
Dari pantauan dilapangan yang menjadi pertanyaan?keteballan sensit (Aspal goreng)yang dilakasanakan pada Gang Bansir 3, jalan Imam Bonjol terindikasi keteballan ±1cm, yang dikerjakan CV.Amar Mukti. Senilai Rp.91.620.000.00,- kontak no.03/PPK/SPK/Jalan-Gang.Bansir 3/DPRKP/APBD/2022.
Menurut Eka sewaktu dihubungi kontak hp.08134658200.. 22/12-2022 mengatakan dirinya hanya mengurus dokumennya saja, untuk kwalitasnya baik, bahannya dibeli, dan bukan saya,yang mengerjakannya pak Har jawab Eka menutup kontaknya.
Begitu juga pekerjaan jalan/gang Patimura Indah terindikasi ketebalan sensit (Aspal Goreng-red) ±1cm Bahkan adanya gejala kerusakkan.
"Menurut keterangan warga setempat dihubungi wartawan ini, didepan kediamannya Selasa 20/12-22 mengatakan pekerjaannya sudah satu minggu selesai,yang punya dewan terangnya.
Saat ditanyakan dimana letak papan nama? dia mengatakan tidak ada pasang, biasanya kalau ployek pemelintah ada nama kasi nilai ployeknya,dengan logat bahasa cinanya,ini tidak ada.
Menambahkan, kalau Bapak mau tahu orang dewan itu bisanya datang kerumah yang tingkat dua, coba tanya saja.Sarannya.
"Apa yang disarankan warga setempat wartawan ini lansung menuju kediaman yang dimaksud warga yang tidak disebutkan jati dirinya, diketahui setelah ditanya pemilik rumah bertingkat dua memberi tahu namanya ibu Susi, apa yang di-informasikan warga dibenarkan ibu susi mengatakan betul yang punya ibu Nel dia orang dewan orang dekatnya Muhaimin, dia lagi perbaiki kerjaannya di parit Haji husin dulu, setelah itu baru dia perbaiki yang rusak itu,jelas ibu susi.
"Ditanya no kontak oknum dewan tersebut, ibu susi mengatakan ada punya tetapi Muhaimin orang kepercayaannya, hubungin dia saja,bisa sampai keibu Nel saran ibu Susi, mengakhiri keterangannya.
"Hari yang sama selasa 20/12-22 Muhaimin dihubungi kontak person 08215556170..dipertanyakan Plang nama proyek,jawaban singkat sudah PHO plangnya dicabutlah,lansung menutup kontak, dihubungi tidak diangkat.
"Selain ibu Nel lokasi yang berbeda,Andi selaku pelaksana pembangunan jalan Tanjung Pura Gang Tiga pekerjaan cor beton terindikasi tidak tepat waktu serta tidak memasang plang nama proyek,
Dihubungi kontak person 085928228..,mengatakan bukan dirinya yang memiliki proyek Gang Tiga itu saya hanya mengerjakan dan tenaga kerja fisiknya saja yang saya kerjakan kepunyaan kak Ango.
Unkap Andi dihubungi mengatakan dirinya kurang sehat.
Begitu juga dengan pekerjaan Gang Merpati jalan Kebangkitan kelurahan Batu layang yang dikerjakan CV.Alfitroh Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp.114.533.300.00,-SPK nomor, 03/PPK/SPK-Jalan Gang Merpati/DPRKP.B/APBD-P/2022.Terindikasi dengan keteballan ± 1cm.
Dugaan keteballan yang dipertanyakan pekerjaan dengan pekerjaan sensit Gang Rupiah jalan Kebangkitan kelurahan Batu layang pekerjaan Sensit dugaan ada kerusakkan diperbaiki kembali tanpa digilas (pemadatan).
Tidak terlepas yang menjadi pertanyaan dugaan pekerjaan Gang Suez jalan hijas yang tidak dilaksanakan.
Berdasarkan keterangan yang didapat baik secara lansung maupun melalui kontak person, terindikasi adanya keterlibatan oknum dewan yang memeliki paket pekerjaan tersebut beberapa kali disambangi dikantor Dewan oknuk yang akan fikonfimasikan tidak berada ditempat.
Dari hasil infestigasi lapangan pekerjaan fisik terindikasi keteballan ± 1.cm yang menjadi pertanyaan standar keteballan yang sesungguhnya dalam kontrak kerja
maupun cor beton yang diduga dimiliki anggota Dewan, Untuk dikonfimasikan kepada kepala bidang maupun Kadis Perkim kota Pontianak tidak berada ditempat Selasa 7/3-23 dari keterangan ruang staf kadis mengatakan bp lagi tidak ada dikantor sedang mengikuti rapat.
Jum'at akan dikonfirmasikan kembali pada Kabid Perkim, dikatakan staf ruangan Pak Andinya lagi kesingkawang, mengarah pada kepala dinas akan memulai rapat hingga berita ini diterbitkan.(YN.SJ.KPK)