,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
31 Desember 2025 | Dibaca: 2004 Kali
Menteri Purbaya Diharapkan Dapat Memberikan Prioritas Perhatian Teradap Dugaan Rekayasa Laporan Keuangan Yang Telah Di Publikasikan Mass Media

Jakarta, Suara Journalist KPK. Peneliti Etos Institute Indonesia Musa Agung, berharap Menteri keuangan bapak Purbaya Yudhi Sadewa dapat memberikan prioritas perhatian terhadap berita (informasi) dugaan kasus-kasus “Korupsi” yang dipublikasikan oleh Mass Media (online), untuk meningkatkn pendapatan negaara dari sektro pajak
Hal tersebut dikatakan Musa Agung, pada evaluasi dugaan kasus-kasus korupsi yang telah dipublikasikan mass media, bersama Tim Investigator SJ-KPK dan beberapa personil LSM anti korupsi di kuningan minggu,28 Desember 2025, pukul 14.00 – 16.00 Wib.
Lebih lanjut Musa Agung mengatakan bahwa ada Ratusan Triliun Rupiah dugaan korupsi yang telah diberitakan berbagai media online yang berpotensi menambah penghasilan Negara dari sektor pajak.

Hal ini diperkuat dengan penjelasan pemimpin Redaksi  SJ-KPK Agus Prasetyo,Mdh yang memberi contoh tentang publikasi terhadap dugaan Rekayasa Laporan Keuangan PT. Gudang Garam senilai Rp. 1.262.417.000.000,- (Satu Trliun Dua Ratus Enam Puluh Dua Milyar Empat Ratus Tujuh Belas Juta Rupia) yang masih dalam proses hukum. Menurut Koorinator Gerakan Masyarakat Peduli Uang Rakyat- Forum Masyarakat Indonesia Emas (GEMPUR-FORMAS) Evert Nunuhitu, Investigasi Laporan Keuangan yang telah dipublikasikan perlu dilakukan untuk menguji Kebenaran dari Laporan tersebut secara ilmiah (Scientific Analysis) dalam mendukung transparansi dalam laporan publik,  dan diharapkan dapat memberikan informasi awal dugaan terjadinya Korupsi akibat dari adanya Rekayasa Laporan Keuangan.

Evert Nunuhitu juga mengatakan bahwa Tim Investigasi SJ-KPK bersama  Peneliti Etos Institute Indonesia Musa Agung, telah memulainya dengan Laporan Keuangan PLN, PT.Gudang Garam, dan PT. Blue Bird dan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) yang telah dipublikasikan, dn berharap kedepan, lebih banyak lagi LSM anti korupsi yang dapat bersinergi dalam  membongkar praktek-praktek korupsi yang dilakukan melalui “Rekayasa Laporan Keuangan”.
Musa Agung mengakiri pernyataannya dengn mengatakan saat ini, mereka sedang melkukan invstigasi terhdap Laporan Keuangan dari Perusahaan-perusahaan yang ber aviliasi dengan Gudang Garam milik Susilo Wonowidjojo, dan perusahaan lainnya yeng tercatat di Bursa Efek Indonesis (BEI).
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>