Poto Pelaku yang menghujat drajat wartawan.
Kalbar SJ.KPK Kabupaten Ketapang Baru- baru ini “kalangan wartawan Kalbar digemparkan oleh seorang yang mengaku sebagai pedagang sayur dari kota Ketapang dengan lancang telah menghujat dan menjatuhkan drajat para wartawan, dengan mengatakan wartawan “ kurang ajar.”Parahnya lagi pedagang tersebut dengan terang-terangan lebih baik menutup mata dan telinga agar tidak membuat berita-berita terutama menyangkut pekerjaan “ PETI”, akibat pemberitaan dirinya merasa dirugikan lantaran dampak dari pemberitaan PETI,pendapatan dagangnya berkurang.
“Dari pemberitaan yang dihimpun berbagai ketua Umum LAKI ( Laskar Anti Korupsi) juga sebagai Ketua Umum Media Center Indonesia (MCI-red)” H.Burhanudin
Abdullah.SH.yang awalnya menekankan dalam waktu 1x. 24 jam pelaku penghujatan mesti meminta maaf.
Apa yang ditekankan untuk meminta maaf pelaku seperti tidak mengindahkan apa yang ditegaskan oleh ketum LAKI tersebut untuk meminta maaf atas apa yang telah diperbuatnya; sehingga mengundang reaksi ketersinggungan pada ketua organisasi kemasyarakatan lain yang perduli pada wartawan; bahkan para wartawan Kalbar memberitakan meminta tegas APH untuk menyikapi dan memproses hukum pelaku tersebut.
Hal yang senada apa yang dikatakan ketum LAKI dan MCI juga disampaikan oleh ketua Baim Ham Kalbar Syafrifuddin pelaku mesti diambil tindakan dan dijerat secara hukum. Supaya perbuatanya tidak memberi contoh pihak lain untuk memberi efek jera.
Selain Ketua Baim Ham Ketua Satria Bela Negara, juga sebagai Ketua Tim Investigasi LIRA (Lumbung Informasi Rakyat-red) Totas juga “mengecam dengan keras penegak hukum terutama wilayah hukum Kabupaten ketapang untuk menangkap dan menjeratnya agar diproses secara hukum yang jelas, karena sifatnya sudah sangat melecehkan dan menjatuhkan moral para wartawan. Masih menurut Totas, Selaku wartawan pembuat berita apa yang dikatakan Oknum pedagang sayur tersebut jelas sudah mencidrai marwah profesi kewartawanan bukan hanya diKalbar, nasional bahkan; wartawan Internasionalpun akan tersinggung apa yang dikatakannya itu!. sudah sangat keterlaluan ungkap Totas pada wartawan ini senin 17/11-2025. Di Jalan Hijas Pontianak. (YN.SJ.KPK)