,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
13 September 2019 | Dibaca: 1847 Kali
AKBP Tartono Kasat Lantas Polres Bekasi :Taat Berlalu Lintas Merupakan Kesadaran Bersama Dan Tanggung Jawab Bersama

Kecelakaan lalu lintas akhir-akhir ini menjadi momok yang menakutkan. Perlu ada upaya nyata dan kongrit dari pemerintah untuk melakukan pencegahan terkait hal ini. 

Pemerintah melalui institusi POLRI sejak lama telah mensosialisasikan program milenial safety road safety. Terkait program tersebut polres Bekasi turut ambil bagian dengan cara mensosialisasikan keselamatan berlalulintas dengan cara terus memberikan pembinaan,edukasi  bagi para pengendara sepeda motor khususnya ojek pangkalan dan ojek online (Ojol). 

"Taat berlalu lintas merupakan kesadaran dan tanggung jawab bersama," ungkap AKBP Tartono selaku Kasat Lantas Polres Bekasi.

Ia mengajak semua masyarakat, khususnya masyarakat Bekasi untuk taat aturan tertib berlalu lintas. Bahkan, menurutnya,  kesadaran itu bukan hanya saat Operasi Patuh, tetapi keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab  semua pihak setiap hari. 

"Kita semua prihatin atas begitu besar dan banyaknya korban kecelakaan lalu lintas dari bulan Januari sampai dengan Agustus tahun ini," ujar Kasat Lantas AKBP Tartono.

Dia menyebut jumlah kecelakaan sebanyak 484 kejadian, dengan  korban sebanyak 681 orang. Dari jumlah itu, tercatat   jumlah korban meninggal dunia sebanyak 32 orang, luka berat 83 orang dan luka ringan 566 orang. "Jumlah kerugian diperkirakan sebesar Rp. 533.500.000,," tandasnya.

Menurut AKBP Tartono, lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar merupakan upaya membangun peradaban dan mendorong produktifitas sehingga dapat meningkatnya kualitas hidup yang lebih baik.

"Makanya edukasi tentang Road Safety adalah edukasi sepanjang hayat," tandasnya. Ia mengumpamakan
belajar tentang Road Safety tidak sebatas saat ujian SIM saja.

"Peka dan peduli akan keselamatan merupakan kewajiban yang senantiasa ditumbuh kembangkan," ungkapnya, sambil berjargon Mari Stop pelanggaran, Stop kecelakaan, Keselamatan untuk kemanusiaan.Ia berharap, sosialisasi yang dilakukan Polres Bekasi, perlahan tapi pasti menuaikan hasil.

"Saat ini kami gencar menumbuh kembangkan kesadaran berlalulintas yang baik dan benar dari komunitas baik Ojol dan Opang (ojek pangkalan) " tandasnya. Merekapun ternyata punya ide-ide bagaimana membantu Polri ikut peduli tertib berlalu lintas. Hal ini merupakan hal yang positif dan kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi untuk mengembangkan program yang baik ini imbuhnya bersemangat.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>