09 Oktober 2019 | Dibaca: 1825 Kali
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa NTB, Desak KPK dan Mabes Polri Periksa Mantan Kepala BWS NTB

SJKPK-NTB | Ratusan masa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Nusa tenggara barat, Rabu siang tadi mendangi KPK, Kementrian PUPR DAN MABES POLRI Mendesak untuk segera memanggil dan memeriksa Mantan Kepala Balai Wilayah Sungai NTB saudara Asdin Jualadi terkait ditemukannya sejumlah temuan proyek gagal di kabupaten Sumbawa.
Seperti yang disampaikan korlap aksi, Abdurrahman menyampaikan beberapa poin terkait temuan tersebut yakni, Paket proyek Mamak – kakiang. Paket-paket pekerjaan ini dibangun secara berturut2 dari tahun 2015, 2016, 2017, 2018 bersumber APBN oleh Bws NTB dengan nilai yang bervariasi, hingga mencapai ratusan miliar. Pada lokasi yang sama, paket pekerjaan ini, dikerjakan oleh kontraktor yang sama menggunakan perusahaan yang berbeda.
Adanya Pembangunan proyek di lokasi tersebut karena adanya mega proyek bendungan batu bulan, yang dibangun sejak tahun 2002 menggunakan anggaran 400 M. Kemudian di tahun 2008 saluran irigasi Mamak - kakiang dibangun dengan anggaran 12 M. Ironisnya, sejak dibangun saluran irigasi tersebut tidak pernah berfungsi.
Selanjutnya, paket pekerjaan air baku Embung Telaga Lompa TA 2016 dengan nilai kontak 8,5 M terletak di desa Maronge, Kec. Maronge kab. Sumbawa.
Begitupun juga, sejak dibangun proyek ini gagal difungsikan sebab, faktanya sampai hari ini, terbukti masyarakat maronge sebagai penerima manfaat, masih mengambil air menggunakan jerigen di sungai atau di kali sekitar desa.
Oleh sebab itu, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat, meminta Pecat dan adili Mantan Kepala BWS NTB 1, Asdin Jualadi Usut dan adili Mantan Kepala BWS NTB 1, Marsono.(red)