,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
25 Agustus 2025 | Dibaca: 1735 Kali
Beberapa Perwakilan Organisasi Pelajar Di Indonesia, Sampaikan Rekomendasi ke Kementerian Perdagangan Terkait Program MBG

Jakarta — ketua umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Muhammad Aqil nuruz zaman menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Kementerian Perdagangan RI terkait pelaksanaan program MBG, khususnya mengenai produk Putri.

Selain perwakilan dari IPNU Dalam pertemuan tersebut hadir juga perwakilan IPM ( Ikatan Pelajar Muhamadiyah) DAN PII (Pelajar Islam Indonesia).

Dalam kesempatan tersebut IPNU menekankan pentingnya program ini lebih berpihak pada pengusaha lokal Indonesia. Hal itu diharapkan agar anggaran negara tidak mengalir ke luar negeri, melainkan digunakan untuk membeli produk buatan dalam negeri dengan bahan baku dari Indonesia, serta diproduksi dan dicetak di Indonesia.

IPNU juga memberikan saran agar produk yang masuk dalam program MBG memiliki jaminan mutu, keamanan, kesehatan, dan kehalalan. Mengingat lebih dari 80% penduduk Indonesia beragama Islam, kehalalan produk menjadi aspek penting selain kualitas dan keselamatan.

“Produk yang ramai dibutuhkan masyarakat bukan hanya harus sehat, tetapi juga harus memberi ruang bagi produk dalam negeri untuk bersaing dan mendapat posisi yang strategis di pasar nasional,” ungkap perwakilan IPNU.

Selain itu, IPNU menyoroti faktor keselamatan dalam penggunaan produk impor. Mereka menekankan perlunya pengecekan menyeluruh melalui sertifikasi SNI, termasuk uji laboratorium, untuk memastikan keamanan dan keselamatan konsumen.

“Kita perlu memastikan bahan yang digunakan, termasuk dalam proses pencetakan produk, apakah aman, halal, dan sesuai standar. Misalnya, penggunaan pelumas pada proses produksi yang dikhawatirkan mengandung minyak hewani dari babi. Hal ini perlu diteliti lebih lanjut agar umat Islam sebagai mayoritas konsumen di Indonesia dapat merasa tenang,” lanjutnya.

IPNU menegaskan bahwa rekomendasi ini bersifat dorongan agar pemerintah lebih memprioritaskan produk dalam negeri, sekaligus memastikan keamanan, kesehatan, dan kehalalan produk yang beredar di pasaran.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>