BPH Migas Menghimbau Pertamina Jaga Pasokan dan Distribusi Bahan Bakar Minyak Pada Saat Arus Balik
Suarajournalis-kpk.id- Jakarta-
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memberikan himbauan kepada PT Pertamina (Persero) agar menyediakan stok lebih banyak Bahan Bakar Minyak (BBM) pada arus mudik Lebaran 2019.
Jadi, saat ini yang menjadi perhatian tahun ini yakni pada arus balik Lebaran 2019. Di mana, arus mudiknya banyak yang pulang tidak bersamaan atau bisa dicicil, seperti mudik tanggal 30 Mei dan seterusnya. Sedangkan arus balik ini, hanya tanggal 8-9 Juni masuk kantor dan pada tanggal 10 Juni 2019
Sedangkan di dalam kalender hari Lebaran jatuh pada tanggal 5-6 Juni 2019," jelas Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa di Gedung BPH Migas Jakarta, Selasa (28/5/2019) pada saat acara silaturahmi dan buka bersama stakeholder BPH Migas.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pada arus balik tanggal pada hari Sabtu dan Minggu pada tanggal 8-9 Juni itu, pasti kendaraan akan menumpuk. Maka itu Pertamina harus hati-hati dalam menjaga pasokan dan distribusi bahan bakar minyaknya. Ia mengaku sudah sempat menyampaikan kepada pihak Pertamina agar ada simulasi pada arus balik.
"Masalahnya kan kendaraan yang masuk ke rest area pada arus balik pasti akan penuh, kendaraan banyak di jalan dan mau ngisi BBM sulit. Maka itu kami mendorong agar sepeda motor pengisian BBM dari Pertamina itu diperbanyak lagi jumlahnya jadi jangan hanya 50 kendaraan ungkapnya.
Dia juga berharap agar sepeda motor yang membawa BBM mobile dari Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa dialihkan ke Tol Cipali pada saat arus balik Lebaran tersebut. Karena banyak masyarakat yang arus balik membutuhkan bahan bakar tersebut.
"Di tahun ini untuk wilayah Sumatera sudah ada tol Bakauheni-Terbanggu Besar dengan jarak 141 km sudah ada. Di mana Pertamina sudah membuat 16 titik kios BBM. Karena di sana belum ada rest area formal yang jadi katanya.
Sebelumnya, ia mengaku sudah melakukan safari atau survei ke daerah-daerah untuk mengecek ketersediaan bahan bakar minyak di sekitar pulau Jawa bersama wakil menteri ESDM.