,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
08 Agustus 2023 | Dibaca: 2018 Kali
Dewan Rempah Kejayaan Indonesia Gelar Pertemuan dan MOU Bisnis Rempah dengan Delegasi Yulin - Cina

Jakarta  Dengan Tujuan meningkatkan kejayaan Rempah Indonesia di pasar global, Kementerian Koordinator Perekonomian RI dan Kementerian Perdagangan RI berkolaborasi untuk membangun sentra rempah nusantara serta sister city kota Yulin, Cina, di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Dewan Rempah Kejayaan Indonesia berinisiatif mengadakan acara "Pertemuan dan MOU Bisnis Rempah dengan Delegasi Yulin - Cina" di Jakarta, Selasa (08/08/2023). 

"Ya Acara ini digelar dengan tujuan untuk menjalin kerjasama dagang antara pelaku rempah asal Cina dan asal Indonesia, serta membahas rencana pengembangan sentra rempah Nusantara dan Sister City kota Yulin Cina di Indonesia," ujar H. Dr. Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha sebagai ketua Umum Dewan Rempah Kejayaan Indonesia, 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pertemuan ini penting karena dengan adanya pertemuan ini diharapkan adanya bisnis B2B akan lebih intens pasca pertemuan ini.

Dalam acara yang digelar di Puri Ampera tersebut hadir beberapa tokoh penting dalam industri perdagangan rempah, diantaranya Direktur Jenderal Pengembangan UKM dan Direktur Jenderal Pengembangan Eksport Nasional dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI serta Kementerian Perdagangan RI. 

Selain itu Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapebti), Kementerian Perdagangan RI, juga hadir bersama dengan sejumlah direktur utama perusahaan, seperti PT. Java Spices Indonesia, Koperasi Tasmin Asia Galilea, dan PT. Martina Berto Tbk.

Pasca pertemuan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelaku usaha rempah dan dapat memajukan pasar rempah Indonesia dalam pasar global. 

Sementara itu salah satu peserta yang turut hadir dalam acara tersebut John Tumiwa selaku Ketua Dewan Vanila Indonesia mengapresiasi acara tersebut. Kita memang sudah saat untuk bekerjasama dengan China ungkapnya.

Diharapkan nantinya pasca pertemuan ini kedepannya ada kerjasama antara pengusaha Indonesia dan pengusaha rempah China dalam bentuk investasi. 

Jadi bukan hanya sekedar mengekspor bahan baku mentah saja ya, tetapi diharapkan kalo bisa diolah dulu di Indonesia baru di ekspor ke China. Indonesia kaya akan rempah-rempah yang siap diekspor seperti lada, vanili, cengkeh, pala dan kayu manis jadi menurutnya peluang usaha rempah pasca MOU ini akan lebih terbuka lebar ungkapnya.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>