Erik Kurniawan Piliang Resmi Jadi Wasekjen ISMI DKI Jakarta, Bahterea Group Targetkan Ekspansi 100 Cabang
JAKARTA – Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DKI Jakarta resmi menggelar agenda Eco-Socio Taqwa bertajuk “Membangun Peradaban Berkelanjutan Lewat Green Property dan Energi Bersih Berbasis Sociopreneurship” di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pelantikan Pengurus Wilayah (PW) ISMI DKI Jakarta periode 2026–2031 yang mengusung semangat kolaborasi ekonomi syariah, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Erik Kurniawan Piliang, CEO & Founder Bahterea Group, resmi dilantik sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PW ISMI DKI Jakarta. Selain itu, Erik juga dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Pelantikan, yang bertugas mengoordinasikan penyelenggaraan acara bersama Majelis Pengurus Pusat (MPP) ISMI dan Pengurus Wilayah DKI Jakarta.
Bagi Erik, amanah tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan panjangnya sebagai pengusaha sekaligus aktivis organisasi. Setelah mengabdikan diri selama hampir dua dekade di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), ia memilih melanjutkan kiprahnya di ISMI untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi umat.
“Saya sebelumnya sudah sekitar 20 tahun aktif di HIPMI sejak 2006. Sekarang sudah memasuki masa purna. Tiga tahun terakhir saya juga aktif di partai politik. Saat ini saya ingin melebarkan sayap, membangun kolaborasi yang lebih luas, dan karena kami juga bagian dari saudagar Muslim, akhirnya memilih bergabung dengan ISMI,” ujar Erik.
Menurutnya, ISMI memiliki visi yang sejalan dengan semangat membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengedepankan nilai kebermanfaatan, kolaborasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“ISMI menjadi wadah yang mempertemukan para pengusaha Muslim dari berbagai sektor usaha. Di sinilah kolaborasi dapat dibangun sehingga mampu melahirkan peluang-peluang baru yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Fokus Kembangkan Bahterea Group Lewat Kemitraan
Di luar aktivitas organisasi, Erik merupakan CEO & Founder Bahterea Group, perusahaan yang bergerak di bidang layanan pendingin ruangan (AC) dengan spesialisasi servis, perawatan, dan perbaikan AC untuk segmen hunian vertikal, khususnya apartemen.
Perusahaan yang telah berdiri sejak 2010 tersebut kini memiliki sejumlah cabang di Jakarta dan terus memperluas jangkauan layanannya seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perawatan sistem pendingin ruangan.
“Bahterea Group bergerak di bidang servis AC, khususnya untuk retail apartemen. Saat ini kami sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta dan telah beroperasi hampir 15 tahun,” ungkap Erik.
Melihat pertumbuhan pembangunan apartemen dan kawasan hunian vertikal di Jakarta yang terus meningkat, Bahterea Group optimistis prospek industri jasa perawatan AC masih sangat terbuka. Oleh karena itu, perusahaan mulai menyiapkan strategi ekspansi melalui sistem kemitraan.
“Kami sedang menargetkan pengembangan hingga 100 cabang melalui pola kemitraan. Market-nya sudah sangat jelas karena kebutuhan servis dan perbaikan AC di apartemen terus meningkat. Pertumbuhan hunian vertikal di Jakarta menjadi peluang besar yang ingin kami optimalkan bersama para mitra,” jelasnya.
Menurut Erik, konsep kemitraan tersebut tidak hanya bertujuan memperluas jaringan bisnis perusahaan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan pelaku UMKM yang ingin berkembang di sektor jasa teknik.
Pelantikan Didukung Penuh Pemprov DKI Jakarta
Pelaksanaan pelantikan Pengurus Wilayah ISMI DKI Jakarta berlangsung dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dukungan tersebut mencakup penyediaan fasilitas acara, konsumsi, hingga pembagian bibit tanaman sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Tema Eco-Socio Taqwa yang diusung dalam pelantikan dinilai mencerminkan komitmen ISMI untuk mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan sosial melalui pendekatan sociopreneurship.
Erik mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah dan organisasi pengusaha. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun iklim usaha yang sehat sekaligus memperkuat ekonomi berbasis nilai-nilai keberlanjutan.
“Dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa pemerintah dan dunia usaha memiliki visi yang sama dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Erik berharap ISMI DKI Jakarta mampu menjadi rumah besar bagi para pengusaha Muslim untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, memperluas jejaring bisnis, serta melahirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap pengembangan ekonomi umat.
Ia optimistis kepengurusan baru ISMI periode 2026–2031 akan menjadi motor penggerak lahirnya kolaborasi-kolaborasi strategis yang tidak hanya memperkuat dunia usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.