,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
14 Mei 2026 | Dibaca: 1709 Kali
GOW Kota Kediri Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan Hidroponik bagi Perempuan

Kediri-Dalam membangun ketahanan pangan keluarga, utamanya di Kota Kediri, peran ibu berfungsi sebagai pengelola gizi dan kesehatan.

Melalui kreativitas yang dimilikinya, seorang ibu di Kota Kediri dapat menyulap lahan pekarangan rumah menjadi lahan produktif, salah satunya menggunakan teknik hidroponik.

Guna membekali keterampilan berkebun dengan metode hidroponik, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Kediri menggelar Workshop dengan narasumber Penyuluh Pertanian Ahli Pertama Kementerian Pertanian RI, Rabu (13/5).

Saat memberikan sambutan, Ketua GOW Kota Kediri, Faiqoh Azizah Muhammad mengatakan, selain untuk memberdayakan perempuan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen GOW Kota Kediri mewujudkan ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan keterampilan yang bermanfaat di lingkungan masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan hidup, memanfaatkan lahan berbasis hidroponik/polibag bisa menjadi langkah positif yang dapat diterapkan oleh ibu rumah tangga maupun komunitas masing-masing,” jelasnya.

Ia sangat mengapresiasi anggota GOW yang telah menggagas program kerja berupa workshop budidaya sayur dengan penuh dedikasi, tak lupa juga kepada narasumber yang telah membagikan ilmunya kepada peserta.

“Orang-orang seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan dalam ketahanan pangan keluarga,” ucapnya.

Dirinya berpesan kepada 150 peserta yang hadir agar mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pertemuan itu, Faiqoh berharap agar kegiatan berjalan dengan lancar dan membawa manfaat yang besar bagi peserta.

“Semoga dengan ini bisa menjadi awal untuk terus melanjutkan program-program inovatif yang memberdayakan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu dalam paparannya, Agus Fatony Tohari, Penyuluh Pertanian Ahli Pertama Kementerian Pertanian RI menerangkan teknik hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa tanah dengan menggunakan air yang mengandung nutrisi.

Adapun media pengganti tanah yang dapat digunakan, yakni: sekam bakar, cocopeat, rockwool.

Teknik tersebut memiliki beberapa keunggulan dibandingkan cara konvensional, antara lain: dapat menanam empat kali lebih banyak tanaman dibandingkan menanam di tanah; tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama sehingga dimungkinkan tidak menggunakan pestisida atau obat lainnya; tanaman dapat tumbuh dua kali lebih cepat karena mendapatkan nutrisi, air, dan oksigen secara tepat.

Agus juga mengatakan, untuk melakukan penanaman tanaman hidroponik cukup menyiapkan bahan-bahan, seperti: netpot, media tanam, benih tanaman sayuran, nutrisi hidroponik.

Sedangkan alat yang dipakai ialah TDS meter yang berfungsi untuk mengukur partikel yang ada pada larutan air yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, dan pH meter yang berfungsi untuk mengukur derajat keasaman atau kebasaan suatu cairan.

Melalui workshop ini, Ia berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pemberdayaan perempuan yang mandiri, kreatif dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan.

Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>