,
 "Kalbar" SuaraJournalist KPK.  Aktivitas yang diduga sebagai pengolahan kayu hasil tebangan liar kebutuhan industri pengolahan...
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Muba, Suara Journalist KPK. Di duga kuat oknum kepala Desa Sungai Dua korupsi dana desa,. menurut (jaga ) terhitung dari tahun 2018 sampai tahun 2025...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
25 Agustus 2026 | Dibaca: 7 Kali
Jelang 27 Agustus Demo Pati, BEM PTMAI Menolak Aksi Demi Keamanan Nasional dan Persatuan Indonesia



Jakarta — Koordinator Pusat BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI), Yogi Syahputra Al Idrus, menyatakan sikap menolak rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada 27 Agustus 2026. Sikap tersebut disampaikan dengan alasan menjaga ketertiban umum dan keamanan nasional.

Yogi menilai penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurutnya, gerakan mahasiswa juga harus mempertimbangkan situasi nasional serta memastikan aksi tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat luas.

“Kami menghormati hak setiap mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Tetapi dalam situasi seperti sekarang, kita juga harus memastikan bahwa penyampaian aspirasi tidak justru menghambat ketertiban dan keamanan nasional,” ujar Yogi.»

Menurut Yogi, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang tidak hanya berperan sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas demokrasi. Karena itu, ia mendorong agar kritik terhadap pemerintah disampaikan melalui cara-cara yang konstruktif, terukur, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan kritik, tetapi juga tentang kedewasaan menjaga kepentingan bangsa. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu menciptakan situasi yang merugikan masyarakat,” katanya.

Yogi juga mengajak organisasi kemahasiswaan untuk mengedepankan dialog dan konsolidasi gagasan dalam merespons berbagai persoalan nasional.

BEM PTMAI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan tetap mengedepankan nilai-nilai intelektual, konstitusional, dan kepentingan nasional.

“Kami ingin gerakan mahasiswa tetap kritis, tetapi juga solutif. Jangan sampai gerakan yang seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat justru membuat masyarakat menjadi korban dari ketidakstabilan,” pungkasnya.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>