30 Agustus 2018 | Dibaca: 1797 Kali
Kabiro Humas MPR-RI Ungkap Alasan Dukung Terselenggaranya Lomba Nyanyi di PSBN Cawang
Kabiro Humas MPR-RI, Siti Fauziah saat memberikan Piala kepada pemenang lomba.
Jakarta, SJKPK | Kepala Biro Humas MPR-RI, Siti Fauziah atau yang akrab disapa Ibu Titik siang tadi menyempatkan hadir dalam acara sosial lomba menyanyi dangdut bagi penyandang disabilitas tuna netra.
Sebagai perwakilan dari lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Titik menyampaikan latarbelakang dukungannya terhadap terselenggaranya lomba menyanyi yang diikuti sekitar 80 orang peserta ini.
Seperti yang disampaikan Kabiro Humas dilantai dua Gedung PSBN Cahaya Batin, Cawang, Jakarta Timur, sosialisasi dengan para penyandang disabilitas tersebut sekaligus untuk memperkenalkan program sosialisasi empat pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
“ Itu dapat disosialisasikan dengan berbagai cara. Bisa melalui cerdas cermat, melalui TOT, (Training of Trainers), diskusi, dan salah satunya adalah melalui Pagelaran seni budaya. Kebetulan saya menerima proposal untuk pelaksanaan lomba lagu dangdut, Nah itu kita kategorikan bagian dari seni budaya. Apa lagi pesertanya adalah disabilitas netra Jadi bagus sekali kita memperkenalkan empat pilar MPR itu kepada mereka. “ Terangnya, Rabu (28/8).
Perhatian Pemerintah
Titik mengaku bahwa program sosialisasi di panti sosial para penyandang disabilitas ini adalah kali pertamanya. Meski begitu, ia mengapresiasi setinggi-tingginya bagi penyelenggara khususnya para peserta lomba yang didominasi dari kalangan umum dan tanpa batas usia ini. Ditambah lagi pendaftaran dapat diikuti peserta secara gratis.
“ Ya ini sosialisasi pertamakalinya dengan peserta tuna netra. Makanya saya kaget dan sangat kagum, ternyata mereka memiliki suara yang sangat bagus. Ini patut untuk dikembangkan lagi, supaya mereka lebih percaya diri. Karena biar bagaimanapun mereka adalah anak bangsa.” Ujar Titik.
Selain itu Titik juga berpesan kepada seluruh penyandang disabilitas untuk tetap semangat dan percaya diri serta meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan mereka dan mereka akan tetap diperhatikan oleh pemerintah.
(red/anna)