,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
30 Agustus 2018 | Dibaca: 1797 Kali
Kabiro Humas MPR-RI Ungkap Alasan Dukung Terselenggaranya Lomba Nyanyi di PSBN Cawang

Kabiro Humas MPR-RI, Siti Fauziah saat memberikan Piala kepada pemenang lomba.

Jakarta, SJKPK | Kepala Biro Humas MPR-RI, Siti Fauziah atau yang akrab disapa Ibu Titik siang tadi menyempatkan hadir dalam acara sosial lomba menyanyi dangdut bagi penyandang disabilitas tuna netra.

Sebagai perwakilan dari lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Titik menyampaikan latarbelakang dukungannya terhadap terselenggaranya lomba menyanyi yang diikuti sekitar 80 orang peserta ini.

Seperti yang disampaikan Kabiro Humas dilantai dua Gedung PSBN Cahaya Batin, Cawang, Jakarta Timur, sosialisasi dengan para penyandang disabilitas tersebut sekaligus untuk memperkenalkan program sosialisasi empat pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

“ Itu dapat disosialisasikan dengan berbagai cara. Bisa melalui cerdas cermat, melalui TOT, (Training of Trainers), diskusi, dan salah satunya adalah melalui Pagelaran seni budaya. Kebetulan saya menerima proposal untuk pelaksanaan lomba lagu dangdut, Nah itu kita kategorikan bagian dari seni budaya. Apa lagi pesertanya adalah disabilitas netra Jadi bagus sekali kita memperkenalkan empat pilar MPR itu kepada mereka. “ Terangnya, Rabu (28/8).

Perhatian Pemerintah

Titik mengaku bahwa program sosialisasi di panti sosial para penyandang disabilitas ini adalah kali pertamanya. Meski begitu, ia mengapresiasi setinggi-tingginya bagi penyelenggara khususnya para peserta lomba yang didominasi dari kalangan umum dan tanpa batas usia ini. Ditambah lagi pendaftaran dapat diikuti peserta secara gratis.

“ Ya ini sosialisasi pertamakalinya dengan peserta tuna netra. Makanya saya kaget dan sangat kagum, ternyata mereka memiliki suara yang sangat bagus. Ini patut untuk dikembangkan lagi, supaya mereka lebih percaya diri. Karena biar bagaimanapun mereka adalah anak bangsa.” Ujar Titik.

Selain itu Titik juga berpesan kepada seluruh penyandang disabilitas untuk tetap semangat dan percaya diri serta meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan mereka dan mereka akan tetap diperhatikan oleh pemerintah.
(red/anna)
 
Berita Lainnya
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>