Masuk Era Baru, PT Multi Makmur Lemindo Bertransformasi Menjadi PT Oxala Energy International Tbk
JAKARTA – PT Multi Makmur Lemindo Tbk resmi memulai babak baru transformasi bisnisnya melalui perubahan nama menjadi PT Oxala Energy International Tbk. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan setelah masuknya pengendali baru, yang menandai fokus perusahaan untuk memperluas bisnis di sektor energi dengan tetap mempertahankan lini usaha manufaktur pipa sebagai bisnis pendukung.
Direktur PT Oxala Energy International Tbk, Noprian Fadli, mengatakan perubahan nama bukan sekadar pergantian identitas perusahaan, melainkan mencerminkan arah baru dan strategi jangka panjang Perseroan dalam membangun bisnis yang lebih terintegrasi.
“Perubahannya memang cukup banyak. Kami ingin menghadirkan satu babak baru bagi Perseroan. Dengan hadirnya pengendali baru, tentu ada semangat, arah, dan nuansa baru yang akan membawa perusahaan tumbuh lebih besar ke depan,” ujar Noprian usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (8/7/2026).
Ia menegaskan, transformasi tersebut tidak berarti meninggalkan bisnis yang telah dijalankan selama ini. Perseroan tetap mempertahankan bisnis manufaktur pipa sebagai salah satu pilar usaha yang akan disinergikan dengan pengembangan bisnis inti di sektor energi.
Menurutnya, bisnis manufaktur pipa akan menjadi supporting business yang mendukung ekspansi perusahaan di sektor energi sehingga kedua lini usaha dapat berkembang secara beriringan dan saling memperkuat.
Noprian menjelaskan bahwa nama Oxala Energy International dipilih melalui proses yang panjang dan melibatkan sejumlah konsultan profesional. Pemilihan nama tersebut dilakukan secara cermat agar mampu merepresentasikan identitas perusahaan yang memiliki visi global sekaligus mencerminkan nilai-nilai yang ingin dibangun.
“Nama ini bukan dipilih secara asal. Kami mengkajinya bersama sejumlah konsultan. Oksala memiliki filosofi tentang memulai sesuatu yang baru dengan niat baik, harapan akan keberkahan, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Itu menjadi semangat kami dalam memulai fase baru perusahaan,” jelasnya.
Selain perubahan nama, Perseroan juga memperkenalkan identitas korporasi baru sebagai bagian dari transformasi bisnis yang tengah dijalankan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat positioning perusahaan dalam menangkap berbagai peluang di sektor energi yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
Terkait struktur kepemilikan saham, Noprian memastikan hingga saat ini belum terdapat perubahan komposisi pemegang saham pengendali setelah masuknya MCI sebagai pengendali baru. Apabila pada tahap berikutnya terdapat aksi korporasi yang berdampak terhadap struktur kepemilikan saham, seluruh informasi akan disampaikan kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan regulator.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengembangan bisnis energi telah menjadi bagian dari strategi sejak MCI mengambil alih pengendalian Perseroan. Meski demikian, perusahaan tetap berkomitmen memperkuat bisnis manufaktur pipa yang selama ini telah menjadi fondasi usaha.
“Prioritas kami memang membangun bisnis energi sebagai core business. Namun, manufaktur pipa tetap kami pertahankan karena akan menjadi bagian penting yang mendukung pertumbuhan perusahaan melalui sinergi antar lini usaha,” katanya.
Noprian optimistis kombinasi bisnis energi dan manufaktur akan menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Kepada investor, ia menegaskan bahwa MCI memiliki komitmen untuk menjalankan berbagai rencana strategis dan aksi korporasi secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
“Yang paling penting adalah komitmen dan itikad baik kami sejak awal mengambil alih pengendalian Perseroan. Kami memahami bahwa membangun perusahaan tidak dapat dilakukan secara instan. Namun kami akan membuktikan keseriusan tersebut melalui langkah-langkah korporasi yang nyata,” ujar Noprian.
Ia menambahkan, sejumlah rencana strategis masih dalam proses sehingga belum dapat dipublikasikan secara rinci. Perseroan akan mengumumkan seluruh perkembangan setelah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan regulator.
“Dengan perubahan nama ini, sebenarnya arah pengembangan Perseroan sudah semakin jelas. Pada waktunya nanti, setelah seluruh proses selesai, kami akan membuka berbagai rencana strategis tersebut kepada publik,” tutupnya.