,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Muba, Suara Journalist KPK. Di duga kuat oknum kepala Desa Sungai Dua korupsi dana desa,. menurut (jaga ) terhitung dari tahun 2018 sampai tahun 2025...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
25 Juli 2026 | Dibaca: 11 Kali
Putri Ariani Menginspirasi Hari Anak Nasional 2026 dan Hari Kebaya Nasional Ke-3, KOWANI Tegaskan Komitmen Membangun Generasi Indonesia yang Inklusif dan Berprestasi

Jakarta – Penampilan penyanyi muda berprestasi internasional Putri Ariani menjadi salah satu momen paling berkesan dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Kebaya Nasional Ke-3, yang diselenggarakan Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) bersama Perempuan Indonesia Maju (PIM) di The Hall, Senayan City, Jakarta, Jumat (24/7).

Mengusung tema “Indonesia Berkebaya, Anak Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan tersebut dihadiri lebih dari 2.000 perempuan berkebaya dari berbagai daerah serta mendapat dukungan lebih dari 100 organisasi perempuan anggota Federasi KOWANI, Perempuan Indonesia Maju (PIM), pemerintah, mitra strategis, sponsor, media, komunitas budaya, pelaku UMKM, sekolah, sekolah luar biasa (SLB), relawan, dan berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Wakil Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Sosial, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum. Kehadiran para wakil menteri menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya, pengembangan UMKM, hingga pembangunan ekosistem sosial yang inklusif.

Di tengah semarak ribuan peserta berkebaya, penampilan Putri Ariani sukses memikat perhatian. Mengenakan kebaya dan membawakan sejumlah lagu sambil memainkan alat musik dengan penuh penghayatan, Putri mendapat sambutan hangat dari seluruh tamu yang hadir.

Bagi KOWANI, kehadiran Putri Ariani bukan sekadar menghibur, melainkan menjadi simbol nyata bahwa setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan menginspirasi tanpa dibatasi kondisi fisik maupun latar belakang.

Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029 Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., mengatakan Putri Ariani telah menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa keberanian, kerja keras, ketekunan, serta dukungan keluarga dan lingkungan mampu mengantarkan seorang anak meraih prestasi hingga tingkat dunia.

“Putri Ariani telah menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih prestasi. Dengan bakat, kerja keras, keteguhan hati, serta dukungan keluarga dan lingkungan, Putri telah menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia agar terus berani bermimpi dan mengembangkan kemampuan terbaiknya,” ujar Nannie.

Menurutnya, Putri Ariani merupakan representasi anak Indonesia yang memiliki keberanian untuk bermimpi, percaya pada kemampuan diri, serta mampu mengubah tantangan menjadi kekuatan.

“Kehadiran Putri Ariani menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi kita semua. Putri menunjukkan bahwa setiap anak berharga, setiap anak memiliki talenta, dan setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk tumbuh, berkarya, berprestasi, dan mencapai cita-citanya,” tambahnya.

Nannie menegaskan, semangat yang dibawa Putri Ariani sangat selaras dengan esensi Hari Anak Nasional, yakni membangun Indonesia yang semakin ramah anak melalui penghormatan terhadap hak-hak anak, keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas, termasuk bagi anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.

Semangat tersebut juga tercermin dalam berbagai penampilan yang ditampilkan sepanjang acara, mulai dari pertunjukan angklung oleh CLN dan Pertiwi hingga penampilan anak-anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus yang mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan. Rangkaian pertunjukan tersebut menjadi bukti bahwa seni, budaya, dan kreativitas merupakan ruang yang terbuka bagi seluruh anak Indonesia untuk berekspresi dan menunjukkan potensinya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal KOWANI Ratu Dian Hatifah menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya terus berkomitmen mendorong terciptanya ruang yang aman, inklusif, dan setara bagi seluruh anak Indonesia.

“Setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus, harus memperoleh ruang yang aman, ramah, inklusif, dan setara untuk tumbuh, belajar, berkarya, serta menunjukkan potensinya. Kehadiran Putri Ariani memperkuat keyakinan kita bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan masa depan yang patut diperjuangkan bersama,” ujarnya.

Kebaya sebagai Identitas Budaya yang Hidup

KOWANI juga menilai penampilan Putri Ariani dalam balutan kebaya membawa pesan penting tentang pelestarian budaya bangsa.

Bagi KOWANI, kebaya tidak lagi sekadar busana tradisional, melainkan telah menjadi simbol identitas nasional, kepercayaan diri, kreativitas, dan karakter perempuan Indonesia yang terus hidup lintas generasi.

“Ketika generasi muda mengenakan kebaya dengan bangga dan menampilkan karya terbaiknya, kebaya tidak hanya dikenang sebagai warisan masa lalu, tetapi hadir sebagai identitas yang hidup, modern, inklusif, dan relevan bagi masa depan,” kata Nannie.

Menurutnya, semakin banyak generasi muda yang mengenakan kebaya dalam berbagai aktivitas, semakin kuat pula upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.

KOWANI juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM) Lana T. Koentjoro selaku Ketua Panitia Pelaksana beserta seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung tertib, meriah, inklusif, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026 dan Hari Kebaya Nasional Ke-3, KOWANI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Gerakan Nasional Indonesia Berkebaya sebagai gerakan budaya yang inklusif, berkelanjutan, dan melibatkan generasi muda di seluruh Indonesia.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju 100 Tahun KOWANI (1928–2028), mendukung visi Indonesia Emas 2045, mendorong inisiatif KOWANI Goes to UNESCO–Memory of the World, sekaligus menyongsong Abad Kedua Peradaban Perempuan Indonesia (2028–2128).

Menutup rangkaian kegiatan, KOWANI menyampaikan apresiasi kepada Putri Ariani atas kontribusinya dalam menyebarkan semangat optimisme, kesetaraan, keberanian, dan penghormatan terhadap keberagaman. Bagi KOWANI, sosok Putri Ariani menjadi pengingat bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk bermimpi, berkarya, berprestasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.


 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>