09 Februari 2019 | Dibaca: 1467 Kali
Rakornas A2K4 Penyusunan Sasaran Strategis Dan Peningkatan Kompetensi Tenaga Tenaga Kontruksi K3

Jakarta
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Organisasi Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontruksi Indonesia (A2K4 Indonesia) diadakan di Hotel Grand Dhika Blok.M Jakarta Selatan. Sabtu 9/2/2019.
Praktek koordinasi nasional 2019 dalam.rangka Koordinasi wilayah wilayah DPW dari 30 provinsi yang hadir 23 DPW, mengevalusi di tahun 2018 dan rencana kerja di tahun 2019 dan mengkaji membahas perencanaan kerja untuk mencoba agar lebih baik lagi dan juga mencoba sistem digital, sebagaimana yang dijelaskan Zainal Bakti (DPP A2K4 Indonesia Ketua II Promosi Pengurusan Dana)
Dalam pembahasan Rakornas yang bertujuan dan susunan strategis
Menerapkan kode etik Ahli K3 Kontruksi dengan sasaran strategis yaitu yang pertama opini stakeholders terhadap kemandirian kredibilitas dan kemanfaatan organisasi A2K4 Indonesia.
Kedua meningkatnya Asset A2K4 Indonesia hingga 300% di akhir tahun 2023. Meningkatkan kemampuan profesionalitas dengan sasaran strategis. Serta menjamin tersedianya lembaga sertifikasi dibidang kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja berbasis IT. Terlaksananya Rakornas pembinaan dan peningkatan kompetensi keanggotaan berbasis IT. Terlaksananya program kepada DPP dan DPW A2K4 Indonesia berbasis IT.
Ir Lazuardi Nurdin. Csp (Ketua Umum A2K4 Indonesia). mengatakan dalam rakornas kali ini bagaimana meningkatkan SDM K3 Kontruksi dalam rangka proyek berkelanjutan.
"Tujuan kita adalah menyamakan persepsi di likungan DPP dan DPW terkait dengan isu isu di tahun 2019 ada perubahan perubahan terkait dengan perundangan, dan kita juga punya rencana strategis 5 tahun kedepan tahun 2023 sasaran yang ingin kita capai" ujarnya.
Dijelaskan bahwa anggota rakornas yang hadir ada 34 DPW. yang target 34 sesuai dengan profesi, yang lebih penting adalah bagaimana DPW bisa mempunyai kompetensi K3 yang cukup baik dan dengan banyaknya proyek infrastruktur, penerapan K3 bisa lebih baik lagi sehingga di A2K4 bisa berperan membantu pemerintah dalam peningkatan kompetensi tenaga tenaga kontruksi, khususnya di K3 kontruksi