,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
21 Mei 2024 | Dibaca: 1645 Kali
WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

Nusa Dua  -  Bali memiliki pola pengelolaan air bernama Subak yang diperkenalkan dalam World Water Forum (WWF) ke 10. Subak dengan nuansa kearifan lokal yang kuat menunjukkan prinsip kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyararakat dalam sistem pengelolaan air berkelanjutan. 

Hal tersebut disampaikan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hilmar Farid dalam konfrensi pers di Media Center WWF ke -10 yang didampingi Dirjen IKP Usman Kansong.

“Sistem Subak di Bali atau sistem pengelolaan air tradisional yang berakar kuat pada filosofi dan budaya masyarakat adat, dan kaitannya erat dengan Jalur Rempah. Hal ini sejalan dengan tema utama WWF yaitu “Air untuk Kemakmuran Bersama," ujar Hilmar Selasa (21/5)

Penyelesaian permasalahan terkait tata kelola air tidak mungkin hanya melibatkan satu bidang keilmuan, oleh karena itu membutuhkan koordinasi dari seluruh stakeholder. 

Dalam hal ini, Subak di Bali juga melibatkan pengelola Pura Ulun di Danau Batur Bali bersama masyarakat di tingkat lokal. 

Pengenalan sistem pengairan Subak juga  memberikan manfaat positif lainnya terutama dari sisi pariwisata karena dapat meningkatkan minat wisatawan. 

Hal tersebut karena Subak merupakan dari implementasi pembangunan yang mengoordinasikan manajemen air, daratan dan sumber daya untuk memaksimalkan kesejahteraan sosial maupun ekonomi tanpa menyisihkan lingkungan hidup.

Pelaksanaan World Water Forum ke 10 saat ini tengah berlangsung di Kawasan Nusa Dua, Bali. 

Dalam gelaran acara yang berlangsung sejak 18-25 Mei 2024, WWF ke-10 mengangkat tema “Water for Shared Prosperity” atau air bagi kemakmuran bersama yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.
 
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>