,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
08 September 2023 | Dibaca: 1784 Kali
FPPS Dukung Langkah Tegas Kepala Syahbandar Kelas I Molawe Tertibkan Pelabuhan Tikus dan Aktivitas Pemuatan Ilegal

Kendari - Langkah tegas Kepala Syahbandar Kelas I Molawe Capt. Kristina menertibkan pelabuhan tak berizin atau pelabuhan tikus serta aktivitas pemuatan ilegal mendapat dukungan dari Ketua Forum Pemerhati Pertambangan Sultra, Kilianus Paliling.
.
"Kami mendukung penuh langkah tegas yang dilakukan oleh Kepala Syahbandar Kelas I Molawe Capt. Kristina, untuk menertibkan semua Pelabuhan Tikus yang tidak berizin dan Aktivitas pemuatan Ilegal ke dalam kapal Tongkang," ucap aktivis sapaan akrab Kili pada Jumat (08/9/2023).

Sebagaimana diketahui, Capt. Kristina telah melakukan inspeksi mendadak ke pelabuhan tikus yang tidak berizin dan kegiatan ilegal pemuatan ke kapal tongkang di wilayahnya kerjanya, beberapa waktu lalu. Dalam Inspeksi tersebut Capt. Kristina menemukan kegiatan ilegal pemuatan ke atas tongkang di pelabuhan yang tidak memiliki izin yang dalam inspeksi tersebut juga ditemukan informasi bahwa aktivitas ilegal tersebut diawasi oleh seseorang.
.
Menanggapi hasil temuan Inspeksi tersebut, Kilianus menyampaikan bahwa aktivitas ilegal tersebut memang masih marak terjadi di wilayah kerja syahbandar Molawe dan diduga hal itu dilakukan oleh oknum-oknum penambang yang tidak bertanggung jawab, melawan hukum dan merugikan negara.
.
"Memang masih banyak pelabuhan-pelabuhan tikus yang tidak berizin dan yang menjadi tempat pemuatan ilegal tongkang hasil tambang khususnya di wilayah hukum Syahbandar Molawe. Dan hal ini kami duga dilakukan oleh oknum penambang yang tidak bertanggung jawab, hukum dan hal ini tentu sangat merugikan negara," jelasnya.
.
Lebih lanjut Kili juga menyampaikan dukungannya kepada Kepala Syahbandar Molawe, untuk menertibkan dan menindak tegas oknum-oknum penambang di wilayah hukumnya yang membuat dan atau menggunakan pelabuhan-pelabuhan tikus sebagai tempat pemuatan ilegal hasil tambang.

"Oleh karena itu, Kami mendukung penuh Kepala Syahbandar Molawe Capt. Kristina untuk menertibkan dan menindak tegas sesuai ketentuan Peraturan yang berlaku, oknum-oknum penambang yang membuat ataupun menggunakan pelabuhan-pelabuhan tikus yang tidak berizin dan melakukan pemuatan ilegal hasil tambang kedalam tongkang," tegasnya
.
Ia juga menyampaikan harapannya bahwa tidak boleh ada lagi oknum masyarakat bertindak melawan hukum melakukan aktivitas ilegal dengan membuat pelabuhan yang tidak berizin serta melakukan aktivitas pemuatan tongkang secara ilegal, dan mendukung langkah syahbandar.
.
"Kita berharap tidak boleh lagi ada oknum masyarakat yang semena-mena melawan hukum membuat pelabuhan tikus dan pemuatan ilegal di wilayah hukum Syahbandar Molawe,' tutup Kili.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>