,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
29 April 2026 | Dibaca: 1858 Kali
May Day 2026 Bersejarah, Presiden Siapkan Kebijakan Penting untuk Buruh

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran pimpinan konfederasi dan federasi serikat pekerja menghadiri konferensi pers yang digelar di Grand Mansion Menteng, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta, Rabu siang. Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan kesiapan perayaan May Day sekaligus sejumlah kabar strategis terkait kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa Presiden dijadwalkan akan menyampaikan sejumlah pengumuman penting menjelang peringatan May Day 2026.

Menurut Andi Gani, pemerintah tengah menyiapkan dua langkah strategis yang sangat dinantikan kalangan pekerja, yakni pembentukan Satgas PHK serta kebijakan baru terkait sistem outsourcing.

“Semoga pemerintah segera mengumumkan dua hal penting, yaitu Satgas PHK dan regulasi outsourcing. Ini menjadi harapan besar kaum buruh Indonesia,” ujar Andi Gani dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, Satgas PHK nantinya akan menjadi instrumen khusus pemerintah untuk menangani persoalan pemutusan hubungan kerja, perlindungan hak pekerja, hingga penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Satgas tersebut disebut akan beranggotakan unsur pemerintah, tokoh senior kabinet, serta perwakilan buruh.

“Satgas ini posisinya sangat kuat karena langsung berada di bawah Presiden. Jumlah personelnya diperkirakan hampir 40 hingga 50 orang,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga disebut tengah menyiapkan aturan baru mengenai outsourcing, termasuk pembatasan jenis pekerjaan yang boleh dialihdayakan, masa kontrak yang jelas, hingga sanksi tegas bagi pelanggaran regulasi.

Andi Gani menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan bertentangan dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku, karena sifatnya sebagai langkah transisi sambil menunggu revisi regulasi yang lebih komprehensif.

Presiden Akan Hadir Langsung di Perayaan May Day

Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga memastikan Presiden akan hadir langsung dalam puncak perayaan May Day 2026. Kehadiran kepala negara dinilai sebagai bentuk penghormatan dan dukungan nyata terhadap perjuangan kaum buruh.

Presiden bahkan dijadwalkan akan memanggil satu per satu pimpinan konfederasi dan federasi buruh ke panggung utama sebagai simbol persatuan antara pemerintah dan gerakan pekerja.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk penghargaan nyata kepada para pimpinan buruh dan pekerja Indonesia,” katanya.

Pengamanan Maksimal dan Antisipasi Penyusupan

Terkait pengamanan acara, Andi Gani menyebut seluruh unsur keamanan negara akan diterjunkan secara maksimal, mulai dari Paspampres, Polri, hingga aparat teknis lainnya. Selain itu, unsur pengamanan internal dari serikat buruh juga disiagakan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perayaan May Day berjalan tertib, aman, dan bebas dari pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya kegiatan.

Simbol Kedekatan Presiden dengan Buruh

Andi Gani juga mengungkapkan bahwa Presiden menolak menjadikan wajahnya sebagai gambar utama pada atribut acara May Day. Menurutnya, Presiden ingin acara tersebut sepenuhnya menjadi milik kaum buruh.

“Beliau mengatakan ini acara buruh, bukan acara Presiden. Itu menunjukkan ketulusan dan kecintaan beliau kepada pekerja Indonesia,” ungkapnya.

Dengan berbagai agenda strategis yang disiapkan, peringatan May Day 2026 diprediksi menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam hubungan antara pemerintah dan gerakan buruh nasional.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>